Home Kota Kupang Kajati Dimutasi, Koruptor di NTT Bakal Menjamur

Kajati Dimutasi, Koruptor di NTT Bakal Menjamur

357
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Dr. Yulianto, S. H, M. H, dimutasi menjadi Kapusdiklat Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Dengan kepindahan Kajati NTT, Dr. Yulianto, S. H, M. H, maka koruptor di NTT bakal menjamur.

Bagaimana tidak, sosok yang dikenal tegas dan berintegritas ini telah mengukir prestasi yang luar biasa bahkan diakui oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) namun sayang Jaksa Agung tidak melihat dan menghargai itu.

Ahli Pidana pada Unwira Kupang, Mikael Feka kepada wartawan, Minggu 20/02/2022) menegaskan bahwa kuat dugaan dimutasinya Kajati NTT ini ada kaitannya dengan politik.

Menurut Mikael, Jaksa Agung seharusnya memperhatikan dan memperhitungkan prestasi Kajati NTT sehingga mendapatkan tempat yang layak bukan dimutasi menjadi Kepala Pusat Pendidikan.

“Sangat miris, seseorang yang memiliki prestasi justru tidak diberikan tempat yang layak oleh jaksa agung. Ini saya duga ada kaitannya dengan Partai politik. Bisa saja rentetan dari kasus Arteria Dahlan dan Beni Kabur Harman atau bisa saja dengan Hironimus Taolin,” kata Mikael Feka.

Sebagai akademisi, lanjutnya, menilai bahwa institusi Kejaksaan tidak lagi menghargai para jaksa yang berprestasi sedangkan institusi lain lebih menghargai kejaksaan.

Jika dikaitkan dengan kasus jaksa yang di OTT, menurut Mikael, bukan berarti menghapus seluruh prestasi yang telah dicacat dalam sejarah warga NTT. Diakuinya bahwa kasus OTT jaksa merupakan salah satu catatan, namun bukan berarti yang berprestasi dikucilkan.

Terpisah, Lasarus Jehamat Dosen Fisip Undana Kupang yang dihubungi melalui menegaskan bahwa kepindahan Kajati NTT ada kaitannya dengan politik.

Sebagai warga NTT, katanya, sangat kecewa dengan sikap Jaksa Agung yang tidak menghargai jaksa yang berprestasi. Jika tidak lagi dihargai, sebaiknya jaksa jangan lagi mengukir prestasi.

Ditambahkan Lasarus, saat ini terlihat jelas bahwa hukum bukan lagi Panglima namun Politik yang menjadi panglima di Indonesia.

“Prestasi yang diukir oleh Kajati NTT, Dr. Yulianto, S. H, M. H, tidak lagi dihargai oleh institusi. Saya yakin bahwa kepindahan Kajati ini ada kaitannya dengan politik,” katanya.

Mengapa demikian, lanjutnya, jelas pernyataan Arteria Dahlan anggota DPR RI Komisi III ini dengan tegas mengatakan bahwa dirinya menolak Yulianto jika dimutasi menjadi Kajati Jawa Timur yang merupakan Daerah Pemilihannya.

“Jelas pernyataan Arteria Dahlan anggota DPR RI Komisi III menolak Yulianto dimutasi menjadi Kajati Jawa Timur yang merupakan daerah pemilihannya,” kata Lasarus.

Ditambahkan Lasarus, dirinya meyakini bahwa Kajati NTT yang baru nantinya belum tentu menyaingi prestasi Dr. Yulianto, S. H, M. H, yang telah banyak mengukir prestasi di NTT.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here