Home Kota Kupang Kajati NTT Dinilai Tidak Serius Tangani Kasus MTN Rp. 50 Miliar

Kajati NTT Dinilai Tidak Serius Tangani Kasus MTN Rp. 50 Miliar

380
0
SHARE

Foto : Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H

Kupang, Kriminal.co – Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT), Hutama Wisnu, S. H, M. H, dinilai “Loyo” (tidak memiliki semamgat) dalam menuntaskan kasus korupsi di NTT.

Hal ini, terbukti dengan lambannya penanganan kasus dugaan korupsi pembelian Medium Term Note (MTN) senilai Rp. 50 Miliar oleh Bank NTT.

Melihat kondisi demikian, Ahli hukum Pidana pada Unwira Kupang, Mikael Feka kepada wartawan, Senin (17/05/2022) menegaskan bahwa Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H tidak memiliki keseriusan dalam menangani kasus korupsi di NTT.

Dicontohkan Mikael, misalnya dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kadis PUPR) Kota Kupang, Benyamin Hengki Ndapamerang, yang tidak memiliki kejelasan.

Bukan saja kasus OTT, lanjut Mikael, kasus pembelian MTN senilai Rp. 50 miliar oleh Bank NTT, tidak memiliki kejelasan sama sekali terkait penanganannya seperti apa oleh Kejati NTT.

“saya melihat bahwa kinerja Kajati NTT saat ini belum menunjukkan keseriusan dalam menangani kasus korupsi di NTT. Misalnya saja  OTT yang dilakukan terhadap kadis PUPR Kota Kupang pun tidak ada kejelasan sejauh ini. Begitu pula kasus MTN Bank  NTT yang sampai hari ini belum ada titik terang oleh kejati NTT,” ungkap Mikael.

Semestinya, lanjut Mikael, Kajati NTT serius tangani kasus MTN ini. Pasalnya, publik menunggu gebrakan Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H saat ini.

Ditegaskan Mikael, seharusnya ada kejelasan dalam penanganan kasus apabila cukup bukti maka segera proses lebih lanjut tetapi apabila tidak cukup bukti maka hentikan atau bukan tindak pidana korupsi tetapi tindak pidana lain maka segera diserahkan ke polda NTT untuk penanganan selanjutnya.

“Intinya harus ada kepastian hukum. Tidak boleh menggantung sebuah penanganan kasus tanpa batas waktu,” ujarnya.

Mikael menilai bahwa tidak ada peningkatan semangat dalam penanganan kasus korupsi oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kajati NTT), Hutama Wisnu, S. H, M. H.

“Tidak ada semangat sama sekali Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H, dalam penanganan kasus korupsi di NTT,” katanya.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here