Home Kabupaten Kupang Kantor Digeledah Jaksa, Dirut PDAM : Saya Harap Kedepannya Kami Jadi Lebih...

Kantor Digeledah Jaksa, Dirut PDAM : Saya Harap Kedepannya Kami Jadi Lebih Baik

529
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Sekitar satu (1) jam lamanya tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kupang, akhirnya berhasil menyita uang tunai sedikitnya Rp. 82. 081. 140.

Penggeledahan yang berlangsung satu jam ini dilakukan tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Kupang di Kantor PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang terkait adanya kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal bagi PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang untuk pembangunan dan jaringan SPAM tahun 2015 – 2016 senilai Rp. 6, 5 miliar.

Kajari Kabupaten Kupang, Ridwan S. Angsar, S. H, M. H, melalui Plh. Kasi Pidsus, Shelter Wairata, S. H kepada wartawan, Kamis (24/03/2022) mengatakan dalam penyitaan itu penyidik berhasil menyita barang bukti (BB) berupa satu (1) unit generator listrik berkapasitas besar.

Selain satu unit generator, kata Shelter, penyidik juga turut menyita uang tunai senilai Rp 82.081.140 dan dokumen-dokumen terkait proyek-proyek yang dikerjakan menggunakan penyertaan modal senilai Rp. 6,5 miliar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang.

Plh. Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Kupang, Shelter Wairata, SH., menambahkan penyitaan barang bukti terkait dugaan tindak pidana korupsi tersebut guna merampungkan proses penyidikan perkara yang sedang ditangani.

“Penyitaan barang bukti untuk merampungkan penyidikan perkara, karena dikuatirkan barang bukti bisa saja hilang dan tentu akan mengganggu proses penyidikan,” ungkap Shelter.

Terpisah, Direktur PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang, Yoyarib Mau, S. H., mengatakan, pengeledehan dan penyitaan oleh pihak Kejaksaan, terkait dengan dugaan korupsi dana penyertaan modal dari Pemkab Kupang pada tahun 2015-2016 senilai Rp 6,5 miliar.

Untuk itu, katanya, sebagai pimpinan PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang yang menjabat dari tahun 2020 sampai 2025, dirinya memberikan ruang bagi penegak hukum untuk melakukan tugas dan tanggung jawabnya.

“Dengan pertimbangan bahwa dilakukan secara profesional untuk kepentingan penegakan hukum, dan kalau ada temuan-temuan yang kemudian merugikan negara maka itu bisa dipulihkan dan dikembalikan,” kata Yoyarib.

Yoyarib berharap dalam proses penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak Kejaksaan dapat memberikan arah baru bagi PDAM Kabupaten Kupang agar kedepan lebih berhati-hati dalam melakukan tugas dan tanggung jawab.

Selain itu, lanjutnya, PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang juga lebih mempertimbangkan asas kemanfaatan dari setiap pembangunan fisik yang dilakukan agar ke depannya PDAM Kabupaten Kupang bisa menjadi perusahaan yang lebih bersih.

Ditambahkan Yoyarib, walaupun dilakukan pengeledehan oleh pihak Kejaksaan, namun pelayanan di PDAM Kupang tetap berjalan seperti biasa.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here