Home Kota Kupang Kasasi Kasus Aborsi Dewi Bahrein, Lima Tahun Ditangan Mahkama Agung

Kasasi Kasus Aborsi Dewi Bahrein, Lima Tahun Ditangan Mahkama Agung

222
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Kasus dugaan tindak pidana aborsi dengan terdakwa Dewi Bahrein hingga saat ini belum ada kepastian hukum dari Mahkama Agung Republik Indonesia (MA RI).

Padahal, kasus dugaan tindak pidana aborsi dengan terdakwa seorang bidan ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang menyatakan kasasi sejak tanggal 27 Maret 2017 lalu.

Plt. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kupang, Banua Purba, S. H, M. H melalui Kasi Pidum Kejari Kota Kupang, Agus Dedi, S. H, M. H kepada wartawan, Senin (14/02/2022) menegaskan bahwa hingga saat ini belum adab pemberitahuan putusan dari MA RI.

“Sampai saat ini, belum ada pemberitahuan putusan Kasasi dari Mahkama Agung Republik Indonesia (MA) terkait kasus dugaan tindak pidana aborsi untuk terdakwa Dewi Bahrein,” jelas Kasi Pidum Kejari Kota Kupang.

Terpisah, Panitera Muda (Panmud) Pidana Umum, Anderias Benu, S. H juga mengatakan hal yang sama. Dimana, belum ada putusan kasasi dari MA RI terkait kasus dugaan tindak pidana aborsi tersebut.

Ditambahkan Benu, berkas kasus dugaan tindak pidana aborsi tersebut dikirim ke MA RI pada tanggal 27 Maret 2017 lalu setelah dinyatakan kasasi oleh JPU.

Menurut Benu, berkas pengiriman kasus dugaan tindak pidana aborsi dengan terdakwa Dewi Bahrein telah dikirim dengan nomor surat pengiriman berkas kasasi : W26.UI/642/HN.01/III/2017.

Untuk diketahui, Dewi Bahrein merupakan terdakwa dalam kasus dugaan tindak pidana aborsi. Dimana, terdakwa menggugurkan secara paksa janin didalam rahim Narsi (korban) yang baru berusia lima (5) bulan.

Dewi Bahrein ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana aborsi tersebut oleh aparat kepolisian Mapolres Kupang Kota.

Dalam persidangan, Dewi Bahrein dituntut selama sembilan (9) tahun penjara, denda sebesar Rp. 100 juta subsidair enam (6) bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Kupang.

Namun, terdakwa Dewi Bahrein divonis hanya tiga (3) bulan oleh majelis hakim yang memimpin sidang tersebut yakni Eko Wiyono yang didampingi hakim anggota David Sitorus dan Andy Eddy Viyata. Sedangkan terdakwa Dewi Bahrein didampingi kuasa hukumnya, Abdul Wahab dan Kornelis Sjah.

Setelah divonis selama tiga (3) bulan oleh PN Kelas IA Kupang, JPU Kejari Kota Kupang menyatakan banding. Namun, hasilnya tetap sama dimana Pengadilan Tinggi (PT) Kupang memperkuat putusan PN Kelas IA Kupang.

Putusan tingkat pertama dan tingkat kedua tetap sama yakni tiga (3) bulan kurungan, JPU Kejari Kota Kupang menyatakan kasasi sejak 27 Maret 2017 lalu. Namun, hingga saat ini belum ada kekuatan hukum tetap atau putusan dari MA RI atas kasus Dewi Bahrein.

Terdakwa Dewi Bahrein yang dihubungi melalui pesan What App (WA) oleh wartawan hanya membaca pesan tersebut namun tidak merespon hingga berita ini diturunkan.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here