Home Rote & Sabu Kasi Intel Kejari Rote Ndao Bantah Terima Suap Rp. 100 Juta

Kasi Intel Kejari Rote Ndao Bantah Terima Suap Rp. 100 Juta

190
0
SHARE

Foto : Ilustrasi Suap

Rote Ndao, Kriminal.co – Kepala seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Rote Ndao, Angga Ferdian dengaj tegas membantah pemberitaan media yang menyebut dirinya telah menerima suap sebesar Rp. 100 juta dari oknum kontraktor.

“Terkait pemberitaan pada media-media tersebut, sama halnya seperti jawaban saya sebelumnya yang menerangkan bahwa saya tidak ada menerima uang dari pihak tersebut,” kata Kasi Intel Kejarii Rote Ndao, Angga melalui rilis yang diterima media ini, Selasa (19/07/2022).

Angga juga meminta untuk dilakukan croscek ke pihak-pihak yang disebutkan memberi suap. Jika yang bersangkutan keberatan, maka silahkan laporkan ke pimpinan di daerah, Kejaksaan Tinggi NTT maupun Kejaksaan Agung RI guna dilakukan pemeriksaan terhadap dirinya.

“Pelaporan dan pemeriksaan internal  merupakan prosedur (SOP) di kami dan juga apapun hasilnya saya patuh dan taat terhadap perintah pimpinan,” katanya.

Bantahan juga datang dari kontraktor yang disebut memberi suap kepada Kasi Intel Kejari Rote Ndao, Sony Henuk. Menurut dia, apa yang diberitakan media adalah tidak benar. “Itu merupakan suatu pembohongan publik,” tegasnya.

Karena itu, dia minta agar pihak Aswas Kejati NTT untuk jura memeriksa dirinya dan juga pihak media yang memberitakan, karena ini fitnah dan pembohongan publik.

“Saya minta media yang memberitakan untuk menyampaikan permohonan maaf, karena telah merusak nama baik saya maupun pihak lain,” tegasnya.

Dia mengaku akan mengadukan media-media yang memberitakan soal dugaan suap itu ke dewan pers. “Jangan merusak citra pers dengan cara menyebarkan berita hoax alias mengarang,” tandasnya.

Diketahui sejumlah media memberitakan terkait dugaan suap Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejaksaan Negeri Rote Ndao NTT) Rp100 Juta dari oknum kontraktor SH alias Sony.(*/che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here