Home Kota Kupang Kasus ADD Rote Ndao Diserahkan ke Kejari 

Kasus ADD Rote Ndao Diserahkan ke Kejari 

781
0
SHARE

Rote, kriminal.co – Kasus dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2016 – 2017 di Desa Lakamola, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao diduga kuat melibatkan anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, akhirnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Rote Ndao.

Kasus dugaan korupsi tersebut diserahkan setelah tim intelejen Kejati NTT menemukan adanya unsur tindak pidana saat dilakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket).
 
Demikian diungkapkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Dr. Sunarta yang ditemui diruang kerjanya, Selasa (17/4) siang.
 
Dijelaskan Sunarta, dalam kasus itu diduga kuat melibatkan oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao.
 
Ditambahkan Sunarta, pertimbangan lain saat kasus itu diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang yakni karena.locus deliktinya di Kabupaten Rote Ndao.
 
“Karena locus deliktinya ada di Kabupaten Rote Ndao maka kasusnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Rote Ndao,”sebut Sunarta.
Dalam kasus itu tim intelejen telah memeriksa, Kepala Desa (Kades) Lakamola, bendara desa, sekretaris, TPK, BPMD Kabupaten Rote Ndao. Serta beberapa saksi lainnya lagi.
Bahkan dalam kasus itu diduga kuat pekerjaan fisik dikerjakan oleh anggota DPRD Rote Ndao dengan inisial NET. Dimana, NET menggunakan empat CV diantaranya, CV. Putra Lakamola, CV, Embung Pengodoa, CV. Bavandele Kasih dan CV. Graceano.
Anggaran Dana Desa tersebut untuk pekerjaan fisik diantaranya, pekerjaan fisik Posyandu, jalan lamparit, embung, pengadaan kawat duri. Khusus untuk pembangunan fisik posyandu hingga saat ini belum selesai dikerjakan sejak tahun 2016 lalu.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here