Home Timor Kasus Alkes RSUD Kefamenanu, Jaksa Tetapkan Empat Orang Sebagai Tersangka

Kasus Alkes RSUD Kefamenanu, Jaksa Tetapkan Empat Orang Sebagai Tersangka

616
0
SHARE

TTU, Kriminal.co – Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), kembali menetapkan tiga (3) orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, Kabupaten TTU Tahun 2015 lalu.

Tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) pada RSUD Kefamenanu, Kabupaten TTU diantaranya mantan Direktur RSUD Kefamenanu, I Wayan Niarta, Munawar Lutfi dan Didi Darman.

Demikian diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H, ketika dihubungi wartawan perteleponan, Selasa (24/05/2022) malam.

Dijelaskan Lambila, untuk tersangka Munawar Lutfi ditahan berdasarkan surat perintah penahanan Nomor print – 97/N. 3. 12/FD.1/05/2022 tanggal 24 Mei 2022. Untuk tersangka Agus Sahroni ditahan berdasarkan surat perintah penahanan Nomor 94/N.312/FD.1/05/2022 tanggal 24 Mei 2022

Dilanjutkan Kajari, untuk tersangka Didi Darman ditahan berdasarkan surat perintah penahan Nomor 93/N.3.12/FD.1/05/2022 tanggal 24 Mei 2022.

Ditambahkan Mantan Kasi Dik Kejati NTT ini, untuk ketiga tersangka dalam kasus ini, saat ini telah dilakukan penahanan oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTU di Rumah Tahanan (Rutan) Kefamenanu, Kabupaten TTU.

“Dalam kasus ini, Kejari Kabupaten TTU telah menetapkan empat (4) orang sebagai tersangka. Untuk tiga lainnya di tahan di Rutan Kefamenanu sedangkan mantan Direktur RSUD Kefamenanu tidak ditahan dengan alasan kesehatan,” ujar Lambila.

“Untuk mantan Direktur RSUD Kefamenanu saat ini sedang dirujuk ke RSUD Kefamenanu karena sakit jantung yang dialami oleh tersangka sehingga tidak ditahan,” tambah Lambila.

Ditegaskan Lambila, akibat perbuatan para tersangka negara mengalami kerugian keuangan sebesar Rp. 2, 7 miliar dalam proyek pengadaan Alkes pada RSUD Kefamenanu.

“Sebelum dilakukan penetapan dan penahanan, para tersangka terlebih dahulu diperiksa oleh penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten TTU,” ujar Lambila.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here