Home Kota Kupang Kasus BBM di Sabu Raijua, Jaksa Belum Terima Berkas Perkara

Kasus BBM di Sabu Raijua, Jaksa Belum Terima Berkas Perkara

130
0
SHARE

Foto : Abdul Hakim, S. H

Kupang, Kriminal.co – Kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan atau bahan bakar minyak niaga bersubsidi di Kabupaten Sabu Raijua yqng ditangani Polda NTT belum ada kejelasan sama sekali.

Pasalnya, hingga saat ini Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) hanya menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari Polda NTT. Namun, berkas perkara dengan terduga PT. PMJ tidak diterima pihak Kejati NTT.

Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H kepada wartawan, Senin (10/10/2022) menegaskan bahwa hingga saat ini berkas perkara tidak dikirimkan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda NTT.

Menurut Abdul, seharusnya empat belas (14) hari setelah diterimanya SPDP penyidik Polda NTT, berkas perkara wajib hukumnya dikirimkan kepada Kejati NTT. Namun, anehnya hingga saat ini terhitung sejak bulan Juni 2022 lalu berkas perkara tidak diterima.

“Baru SPDP nya saja sedangkan berkas perkara tidak ada sama sekali. Seharusnya 14 setelah SPDP diterima berkas perkaranya sudah diterima Kejati NTT namun sampai saat ini tidak ada berkas perkara dengan terduga PT. PMJ,” terang Abdul.

Abdul Hakim mempertanyakan kemana berkas perkara penyalahgunaan pengangkutan dan atau bahan bakar minyak niaga bersubsidi di Kabupaten Sabu Raijua yang mana PT. PMJ yang ditunjuk oleh Pertamina untuk melakukan penyaluran BBM bersubsidi di Kabupaten Sabu Raijua.

Untuk diketahui, PT. Pit Mitra Jaya (PMJ) selaku penyalur BBM di Kabupaten Sabu Raijua yang ditunjuk oleh Pertamina (Persero) dalam perjanjian kerja sama (PKS) telah melakukan penyaluran BBM yang disubsidi oleh pemerintah jenis Pertalite dan Solar dari Kapal Tengker langsung didistribusikan kepada penyalur yang ditunjuk oleh PT. Pit Mitra Jaya.

Terpisah, Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Ariasandy yang dihubungi wartawan memgaku bahwa saat ini kasus BBM di Kabupaten Sabu Raijua sedang dalam proses Sidik oleh penyidik Polda NTT.

Dijelaskan Ariasandy, dalam kasus ini penyidik Polda NTT telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi – saksi dan ahli dari BP. Migas dan Labfor.

“Sudah dilakukan pemeriksaan saksi – saksi dan minta keterangan ahli dari BP. Migas dan Labfor. Dan, kasusnya masih dalam proses Sidik oleh Polda NTT,” terang Ariasandy.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here