Home Kota Kupang Kasus DAK Kota Kupang, Jaksa Tetapkan 5 Tersangka

Kasus DAK Kota Kupang, Jaksa Tetapkan 5 Tersangka

2399
0
SHARE
Kupang, krimin.co – Setelah menggelar kasus dugaan korupsi penyimpangan dalam pelaksanaan dana alokasi khusus (DAK) SMA/SMK pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kupang Tahun Anggaran (TA) 2015 dihadapan Kajari Kota Kupang, Winarno, tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang akhirnya menetapkan sedikitnya 5 orang sebagai tersangka.
Lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus DAK SMA/SMK pada Dinas Pendidikan Kota Kupang diantaranya Nicodemus Salean, Jefri Morizd Soleman Luik, Welem Karel Lay, Herman Riwu Jetta dan Yacob Lotte.
Demikian diungkapkan Kajari Kota Kupang, Winarno melalui Kasi Intel Kejari Kota Kupang, Christopel Malaka didampingi Kasi Pidsus Kejari Kota Kupang, Fredix Bere, Rabu (6/6).
Dijelaskan  Malaka, kelima orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka karena memiliki peran penting dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan dana DAK pada Dinas Kota Kupang dengan kerugian negara hingga Rp 588.465.718
Untuk tersangka Nicodemus Salean, lanjut Malaka, mengerjakan 3 unit Ruang Kelas Baru dan 1 ruang administrasi di SMK 6 dan SMK 8 Kota Kupang. Untuk tersangka Jefri Morizd Luik mengerjakan 2 ruang kelas baru dan 1 ruang administrasi di SMK 7 Kota Kupang.
Ditambahkannya, untuk dua tersangka sisanya yakni Welem Karel Lay mengerjakan 2 ruang kelas baru di SMAN 9 dan SMAN 12 Kota Kupang sedangkan Yacob Lotte mengerjakan 2 ruang kelas baru di SMA El Tari Kota Kupang.
Dalam kesempatan yang sama, Kasi Pidsus Kejari Kota Kupang, Fredix Bere menambahkan bahwa proyek tersebut seharusnya dikerjakan secara swakelola oleh pihak sekolah namun diserahkan kepada pihak ketiga untuk dikerjakan.
Ditegaskan Fredix, kelima tersangka tidak memiliki SK dalam proses pemgerjakan sekolah baik itu SMA/SMK. Seharusnya memiliki SK yang dikeluarkan oleh pihak sekolah.
“Seharusnya dikerjakan oleh pihak sekolah bukan pihak ketiga karena swakelola lalu seharusnya mereka yang mengerjakan harus memiliki SK dan harus masuk dalam kepanitiaan,”ujar Fredix.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here