Home Timor Kasus Korupsi Puskesmas Inbate, Kejari TTU Eksekusi Tiga Terpidana

Kasus Korupsi Puskesmas Inbate, Kejari TTU Eksekusi Tiga Terpidana

211
0
SHARE

TTU, Kriminal.co – Jaksa Eksekutor pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), telah melakukan eksekusi putusan pengadilan Tindak Pidana Korupsi pembangunan Puskesmas Inbate di Rutan Kupang.

Tiga terpidana korupsi dalam pembangunan puskesmas Inbate yang dieksekusi oleh jaksa eksekutor Kejari Kabupaten TTU diantaranya, Thomas Johanes M Laka, Benyamin Lasakar dan Leonardus Paschalis Dias.

Kajari Kabupaten TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H melalui Kasi Intelnya, Hendrik Tiip, S. H kepada wartawan, Sabtu (11/06/2022) membenarkan adanya pelaksanaan eksekusi berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor Kupang.

Dijelaskan Hendrik, pelaksanaan eksekusi tersebut dilakukan oleh Andrew P.Keya.SH Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus selaku Jaksa Eksekutor. Eksekusi pidana badan tersebut dilaksanakan karena putusan pengadilan untuk para terdakwa sudah Inkracht atau berkekuatan hukum tetap.

“Eksekusi dilakukan oleh Jaksa Eksekutor karna para terdakwa tidak mengajukan upaya hukum banding atas putusan pengadilan sedangkan waktu menyatakan sikap apakah menerima atau banding telah lewat tujuh (7) hari maka Jaksa Eksekutor melaksanakan eksekusi atas putusan dimaksud,” ungkapnya.

Menurut Hendrik, untuk terpidana Thomas Laka akan menjalani pidana penjara selama satu (1) tahun dan enam (6) bulan dan Denda Rp.100 juta subsidair tiga (3) bulan, sedangkan terpidana Benyamin Lasakar akan menjalani pidana satu (1) tahun dan enam (6) bulan serta denda Rp.100 juta subsidair tiga (3) bulan, terpidana Pascjaliz Diaz juga akan menjalani hukuman satu (1) tahun dan enam (6) bulan serta denda 100 juta subsidair tiga (3) bulan.

“Kalau terkait Denda, Terdakwa Benyamin Lasakar melalui keluarganya telah membayarnya senilai Rp. 100.000.000. Sehingga terpidana tidak lagi menjalani subsider pidana kurungan selama 3 bulan. Sedangkan untuk pidana Uang Pengganti, terpidana Benyamin Lasakar melalui keluarganya telah membayarnya senilai Rp.89.876.897,83,” sebut Hendrik.

“Untuk terpidana Leonardus Pascalis Diaz melalui keluarganya juga telah membayar hukuman uang pengganti sebesar Rp. 5.000.000. sehingga mereka tidak lagi menjalani subsider  uang pengganti. Terkait uang sitaan, denda dan uang pengganti segera kami setoran ke kas negara yang totalnya sejumlah Rp.1, 2 Miliar,” tambah Hendrik.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here