Home Kabupaten Kupang Kasus PDAM Kabupaten Kupang, Kembali Seret Enam Tersangka

Kasus PDAM Kabupaten Kupang, Kembali Seret Enam Tersangka

567
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kupang, kembali menetapkan enam (6) orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi.

Enam (6) orang yang ditetapkan sebagai tersangka diantaranya JO, AA, TT, HS, AN dan HS. Keenam orang ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang ke PDAM Kabupaten Kupang senilai Rp 6,5 miliar pada tahun anggaran 2015-2016.

“Berdasarkan alat bukti yang cukup, kami tetapkan enam (6) orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang ke PDAM Kabupaten Kupang senilai Rp 6,5 miliar pada tahun anggaran 2015-2016,” kata Kajari Kabupaten Kupang, Ridwan Sujana Angsar, S. H, M. H, Kamis (28/04/2022).

Menurut mantan Kajari Kabupaten Lembata ini, hingga saat ini dalam kasus dugaan korupsi tersebut tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Kupang telah menetapkan delapan (8) orang sebagai tersangka.

Dimana, lanjutnya, sebelumnya telah ditetapkan dan ditahan dua (2) orang sebagai tersangka. Dan, kini ditambah enam (6) orang sebagai tersangka sehingga total tersangka hingga saat ini mencapai delapan (8) orang.

“Tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah dalam kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal senilai Rp. 6, 5 miliar kepada PDAM Kabupaten Kupang,” ujarnya.

“Tidak menutup kemungkinan juga akan ada tersangka dari pihak legislatif karena terdapat delapan (8) kontrak yang bermasalah,” tambah Mantan Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT ini.

Masih menurut Ridwan, terdapat dua kontrak perencana dan dua kontrak pelaksana yang mengerjakan pekerjaan namun meminjam bendera perusahan yang semuanya terjadi pada tahun 2015 dan 2016.

Ditambahkan Ridwan, besaran anggaran yang dialokasikan dalam penyertaan modal kepada PDAM Kabupaten Kupang tersebut senilai Rp. 6,5 Miliar dengan runcian pada tahun 2015 sebesar Rp. 5 Miliar dan tahun 2016 senilai Rp. 1,5 Miliar.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here