Home Rote & Sabu Kasus Tanah Rote Ndao, Masih Berstatus Pulbaket

Kasus Tanah Rote Ndao, Masih Berstatus Pulbaket

843
0
SHARE

Foto: Dr. Sunarta

Kupang, kriminal.co – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Dr. Sunarta saat ini telah memerintahkan kepada tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT untuk melakukan Pengumpulan Bahan dan Keterangan (Pulbaket) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Kabupaten Rote Ndao.

Sejauh ini, tim masih terus melakukan Pulbaket atas kasus dugaan korupsi bernilai Rp 7. 428. 617. 037, 00 untuk lahan seluas 4 Ha di Desa Oehandi Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao.

Demikian diungkapkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Dr. Sunarta ketika ditemui diruang kerjanya, Senin (13/3).

Diungkapkan Sunarta, saat ini masih dilakukan Pulbaket sehingga kasus tersebut belum bisa dilakukan expos ataupun dinyatakan statusnya menjadi penyelidikan ataupun penyidikan.

“Kasus itu masih sebatas Pengumpulan Bahan dan Keterangan. Jika masih Pulbaket belum bisa expos atau nyatakan status dari penyelidikan ke penyidikan karena masih Pulbaket,”terang Sunarta.

Untuk itu, lanjutnya, kasus itu belum bisa dilakukan expose ataupun berubah status pasalnya masih dilakukan Pulbaket oleh tim penyelidikan oleh tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT.

“Bagaimana ekspos kasusnya sementara masih dilakukan pengumpulan bahan dan keterangan oleh tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT,”sebut Sunarta.

Ditegaskan Sunarta, jika pembayaran telah dilakukan berdasarkan Perbup Rote Ndao nomor 65, maka itu akan dilihat lagi apakah anggaran tersebut telah disetujui oleh DPRD Rote Ndao atau tidak.
Jika, tambah Sunarta, pembayaran dilakukan tanpa melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku maka bisa dikatakan menyalahi aturan.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here