Home Kota Kupang Kejaksaan Tinggi NTT Periksa Bendungan Nifuboke

Kejaksaan Tinggi NTT Periksa Bendungan Nifuboke

459
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Bidang intelejen Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), kini serius menyikapi laporan dugaan korupsi terkait proyek pekerjaan embung di Nifuboke, Desa Nifuboke, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) senilia Rp.880. 000. 000.

Untuk menuntaskan laporan dugaan korupsi senilai Rp. 880. 000. 000 oleh ARAKSI NTT, tim intelejen Kejati NTT yang dipimpin oleh Asisten Intelejen (As Intel) Kejati NTT, Asbach, S. H, M. H didampingi Jaksa Yoni Malak dan Jaksa Sukma memeriksa secara langsung lokasi proyek pekerjaan Embung di Nifuboke, Kabupaten TTU.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh bidang Intelejen Kejati NTT ini, turut hadir Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten TTU, yang dihadiri langsung oleh Kadis PUPR Kabupaten TTU, Yanuar Salem dan masyarakat Desa Nifuboke.

Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H yang dikonfirmasi melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H, Selasa (06/12/2022) membenarkan adanya pemeriksaan lokasi proyek embung di Nifuboke, Desa Nifuboke, Kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU senilai Rp. 880 juta ini.

Dijelaskan Abdul, pemeriksaan lokasi proyek ini merupakan tindak lanjut dari laporan ARAKSI NTT terkait adanya dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam pekerjaan Embung Nifuboke senilai Rp. 880 juta.

“Iya benar. Ada pemeriksaan langsung dilokasi proyek embung di Nifuboke. Pemeriksaan ini sebagai bentuk tindaklanjut atas laporan Araksi NTT terkait adanya dugaan KKN dalam pekerjaan proyek itu,” ungkap Abdul.

Ditambahkan Abdul, dari hasil pemeriksaan lokasi proyek Embung di Nifuboke senilai Rp. 880 juta ini akan ditindaklanjuti oleh bidang Intelejen Kejati NTT yang dipimpin As Intel Kejati NTT, Asbach, S. H, M. H.

Ketua Araksi NTT, Alfred Baun secara terpisah mengatakan bahwa tim intelejen Kejati NTT jangan hanya melakukan pemeriksaan terhadap bendungan Nifuboke namun harus juga dilakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan jalan dan deker seperti yang dilaporkan.

“Saya harap Kejati NTT jangan hanya lakukan pemeriksaan terhadap bendungan Nifuboke saja, tetapi periksa juga jalan dan deker yang saya laporkan adanya indikasi KKN,” harap Alfred Baun.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here