Home Timor Kejari Belu Tahan 3 Tersangka Kasus ADD Baudaok

Kejari Belu Tahan 3 Tersangka Kasus ADD Baudaok

830
0
SHARE

Belu, kriminal.co –  Kamis (5/7) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Belu akhirnya menahan tiga (3) tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana desa tahun 2015-2017 lalu di Desa Baudaok, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu.

Tiga tersangka yang ditahan diantaranya, Robertus Ullu selaku Kepala Desa (Kades) Baudaok, Matheus Halek selaku bendahara desa Baudaok dan Agusto Sanches selaku ketua TPK di Desa Baudaok.
Demikian diungkapkan Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Belu, Dany Salmun Agusta ketika dihubungi wartawan via Hand Phone (HP) selulernya, Jumat (6/7).
Dijelaskan Dany, sebelum ketiga tersangka ditahan oleh Kejari Kabupaten Belu, ketiganya diperiksa sebagai saksi sejak pukul 09:00 wita hingga pukul 14:00 wita. Usai dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, ketiganya dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh pihak medis RSUD Atambua.
“Sebelumnya ketiga tersangka diperiksa sebagai saksi. Usai diperiksa sebagai saksi langsung ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu,” ujar Dany.
Ditambahkan Dany, dalam kasus dugaan korupsi dana Desa Baudaok, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu negara mengalami kerugian hingga Rp 1 miliar lebih.
“Dalam kasus itu negara mengalami kerugian negara hingga Rp 1 miliar lebih,”sebutnya.
Kerugian negara tersebut, lanjut Dany, merupakan hasil perhitungan dari Inspektorat Kabupaten Belu yang telah diserahkan kepada tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Belu.
Dany menegaskan bahwa dalam kasus dugaan korupsi dana desa Baudaok, Kecamatan Lasiolat Kabupaten Belu dipastikan akan ada tersangka baru. Namun, untuk saat ini penyidik baru menetapkan tiga tersangka.
“Saya pastikan akan ada tersangka baru lagi dalam kasus itu selain tiga orang yang kini sudah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Atambua,”ungkap Dany.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here