Home Kota Kupang Kejari TTU Dakwa Empat Tersangka Kasus Korupsi Alkes Gunakan Pasal Kolusi

Kejari TTU Dakwa Empat Tersangka Kasus Korupsi Alkes Gunakan Pasal Kolusi

284
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Setelah dilakukan tahap II dari tangan penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ke tangan Jaksa Penuntut Umum (JPU), akhirnya berkas kasus dugaan korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) pada RSUD Kefamenanu, TTU dikimpahkab ke Pengadilan Tipikor Kupang, Senin (13/06/2022) pagi tadi.

Dalam pelimpahan itu, Kasi Pidsus Kejari Kabupaten TTU, Andrew Keya dan Kasi Intel Kejari TTU, Hendrik Tiip, S. H, menyerahkan berkas perkara, barang bukti (BB) dan empat (4) tersangka yakni Didi Darmadi, Agus Sahroni, Munawar Lutfi dan Yoksan M. Bureni selaku PPK.

Dalam kasus ini, terdapat terobosan baru yang patut ditiru dan dijadikan contoh oleh Kejaksaan diseluruh Indonesia khususnya di NTT.

Pasalnya, Kejari Kabupaten TTU dibawah komando Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H, dan didukung Kasi Intel dan Kasi Pidsusnya menerapkan pasal kolusi terhadap tersangka Yoksan M. Bureni selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Kajari Kabupaten TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H yang didampingi Kasi Intel, Hendrik Tiip dan Kasi Pidsus, Andrew Keya kepada wartawan di Kupang menegaskan bahwa tersangka Yoksan M. Bureni didakwa atau dijerat menggunakan pasal 21 Undang – Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bebas dan bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

“Salah satu tersangka yakni Yoksan M. Bureni dijerat atau didakwa menggunakan pasal 21 Undang – Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bebas dan bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),” tegas Lambila.

Ditambahkan mantan Kasi Dik Kejati NTT ini, dalam pemberantasan korupsi bukan saja terkait dengan kerugian keuangan negara namun kerugian juga dialami oleh orang lain atau masyarakat dalam pelaksanaan suatu kegiatan atau proyek.

“Pasal 21 Undang – Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bebas dan bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), itu merupakan dakwaan kedua dalam kasus itu,” tambah Lambila.

Dilanjutkannya, untuk tersangka Munawar Lutfi, Agus Sahroni dan Didi Darmadi didakwa menggunakan pasal 2 ayat 1 Undang – Undang nomor 31 Tahun 1999 Jo. Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberanrantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat 1 Ke- 1 KUHP.

Masih menurut Lambila, selain itu para tersangka didakwa menggunakan Pasal 3 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo. Undang – Undang nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal  55 Ayat 1 Ke-1 KUHP.

“Para tersangka dalam kasus ini juga didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp. 2, 4 Miliar lebih,” ujarnya.

Lambila kembali menegaskan bahwa ketiga tersangka lainnya yakni Agus Sahroni, Munawar Lutfi dan Didi Darmadi turut dijerat dan didakwa menggunakan pasal 21 Undang – Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bebas dan bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Ditambahkannya, usai melimpahkan berkas perkara, JPU Kejari Kabupaten TTU tinggal menunggu jadwal persidangan dari Pengadilan Tipikor Kupang.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here