Home Kota Kupang Kejati NTT Gelar Rakor Terkait Isu Aliran Kepercayaan 

Kejati NTT Gelar Rakor Terkait Isu Aliran Kepercayaan 

113
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) tim pengawasan aliran kepercayaan dan keagamaan di provinsi itu, Rabu (10/08/2022).

Rapat yang berlangsung di Aula Kejati NTT tersebut dihadiri oleh Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan keagamaan Masyarakat (PAKEM).

Tim Pakem tersebut terdiri pihak Badan Intelijen Negara Daerah Provinsi NTT, Direktur Intelkam Polda NTT, Pasi Intel Korem 161 Wira Sakti, Dinas Kesbangpol NTT, Dinas P dan K NTT, Kepala Kanwil Agama NTT, Kepala FKUB NTT, Para Pemuka Agama Kota Kupang, Pimpinan Pers Lokal Kota Kupang, dan Para Tokoh Pemuda Kota Kupang.

Kepala Kejati NTT, Hutama Wisnu mengatakan rapat tersebut bertujuan untuk mengawasi dan mendeteksi dini terhadap aliran-aliran keagamaan yang ada di tengah masyarakat serta terindikasi menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.

“Kegiatan ini berkaitan dengan kaidah, keimanan. Semua inikan saudara kita. Sepanjang itu tidak menyimpang dari aliran kaidah agama, tentu saja kita akan dilakukan untuk pembinaan. Supaya bisa kembali lagi ke masyarakat, bisa kembali lagi ke kaidah agamanya,” kata Kajati Hutama Wisnu kepada disela-sela kegiatan itu.

Ia menegaskan, jika sampai ada penyimpangan, dimana ada penodaan agama baru dilakukan penegakan hukum.

“Tapi semua inikan berasal dari masyarakat. Dan ada masyarakat yang teriikut atau tidak memahami secara mendalam mengenai keagamaan, sehingga terbawa ke aliran kepercayaan yang mungkin menyimpang di masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, sepanjang aliran kepercayaan itu tidak bertentangan akan diajak dan dibina untuk kembali lagi kepada agamanya masing-masing.

“Kembali ke aturan kaidah agamanya masing-masing. Bersifat pembinaan aja,” pyngkasnya.

Ia berharap kerja sama seluruh masyarakat NTT, apabila ada melihat dan mendengar terkait aliran kepercayaan yang menyimpang, agar segera dapat memberikan informasi kepada aparat penegak hukum setempat.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here