Home Kota Kupang Kejati NTT Telusuri Pengadaan Alat Pertanian di NTT

Kejati NTT Telusuri Pengadaan Alat Pertanian di NTT

350
0
SHARE

Foto : Abdul Hakim, S. H

Kupang, Kriminal.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022 terkait percepatan peningkatan produk dalam negeri. Beleid itu dikeluarkan Presiden usai mengungkapkan jengkelnya karena pemerintah Indonesia gemar melakukan impor.

Inpres No. 2 Tahun 2022 Tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam Rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah disahkan Presiden pada 30 Maret 2022.

Melihat instruksi presiden ini, Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), bergerak cepat dengan melakukan penelusuran dan penyelidikan oleh bidang intelejen Kejati NTT terkait penggunakan alat pertanian di NTT.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H kepada wartawan, Jumat (10/06/2022) menegaskan bahwa Kejati NTT telah menindaklanjuti Inpres tersebut dengan melakukan penelusuran terhadap alat pertanian yang digunakan di NTT.

Menurut Abdul, usai instruksi itu bidang intelejen Kejati NTT bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah distributor di NTT terkait pengadaan alat kesehatan di NTT.

“Soal instruksi presiden mengenai penggunaan produk dalam negeri khususnya untuk alat pertanian telah ditindaklanjuti oleh Kejati NTT dengan melakukan penelusuran terhadap sejumlah distributor di NTT,” terang Abdul Hakim.

Abdul kembali menegaskan bahwa terkait dengan instruksi itu, jika ditemukan alat pertanian yang didatangkan dari luar negeri maka unsur perbuatan melawan hukumnya telah terpenuhi karena telah melawan instruksi presiden.

Ditambahkan Abdul, jika dilihat dari harganya nanti, akan dilakukan perbandingan jika harganya jauh lebih murah dengan menggunakan alat luar negeri maka itu termasuk Mark Up, sehingga unsur kerugian keuangan negara telah terpenuhi.

Abdul kembali menegaskan bahwa Kejati NTT tidak main – main dalam menindaklanjuti instruksi presiden terkait penggunaan alat pertanian.

“Ini instruksi presiden, jadi Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), tidak main – main soal instruksi presiden,” tegas Abdul.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here