Home Kota Kupang Keturunan Pit Konay Tak Punya Hak Atas Tanah Pagar Panjang

Keturunan Pit Konay Tak Punya Hak Atas Tanah Pagar Panjang

497
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Ahli waris Keluarga Esau Konay (Almarhum) menang dalam gugatan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Pit Konay Cs. Dengan demikian masalah tanah keluarga Konay di Pagar Panjang dan Danau Ina, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang telah selesai.

“Perkara tanah di Pagar Panjang dan Danau Ina telah finish, karena upaya hukum terakhir yakni PK telah dilakukan dan ditolak seluruhnya,” kata Kuasa Hukum Ahli waris Esau Konay, Fransisco Bessi kepada wartawan, Rabu, 20 April 2022.

Upaya PK yang diajukan Pit Konay Cs dilakukan, setelah gugatan mereka ditolak di PN Kupang dengan perkara Nomor :78/PDT.G/2018/PN.KPG. Dimana dalam Eksepsinya, hakim menolak eksepsi para tergugat untuk seluruhnya.

“Dalam pokok perkara menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya,” kata salah pemegang hak ulayat, Army Konay.

Tidak puas, Pit Konay Cs mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Kupang pada 14 Februari 2019 dan telah memperoleh putusan sebagaimana Putusan Pengadilan Tinggi Kupang Nomor : 70/PDT/2019/PT KPG, 3 Juli 2019.

Dimana amar Putusan, menerima permohonan banding dari Pembanding semula Penggugat, dan menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Nomor Kupang, 78/Pdt.G/2018/PN Kpg, 14 Februari 2019.

Terhadap putusan banding tersebut, jelas Army, Pit Konay kemudian mengajukan Kasasi atas Putusan Pengadilan Tinggi Kupang Nomor : 70/PDT/2019/PT KPG, 3 Jull 2019 tersebut ke Mahkamah Agung dan telah memperoleh Putusan sebagaimana Putusan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1505 K/Pdt/2020, 17 Juni 2020 dimana amar putusan menolak permohonan kasasi dari Pemohon.

Tidak sampai disitu, lanjut Army, pada 19 Juni 2021 Pit Konay mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas Putusan Mahkamah Agung Nomor 1505 K/Pdt/2020, 17 Juni 2020 tersebut ke Mahkamah Agung dan selanjutnya Majelis Hakim Agung telah memberikan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1014 PK/Pdt/2021, 6 Desember 2021.

Dalam amar putusannya disebutkan setelah meneliti secara saksama memori peninjauan kembali 19 Juli 2021 dan kontra memori peninjauan kembali 5 Agustus 2021 dihubungkan dengan pertimbangan judex facti Pengadilan Negeri Kupang yang dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Kupang yang kemudian dikuatkan judex juris tingkat kasasi tidak terdapat kekhilafan hakim dan atau kekeliruan yang nyata.

Putusan PK ini menguatkan putusan-putusan sebelumnya yang menyatakan Bertirolomeus atau Bartolomus Konay tidak berhak atas obyek sengketa yang merupakan milik Johannis Konay dan olah karena Penggugat adalah ahli waris dari Almarhum Bartholomous Konay, maka tidak berhak pula atas obyek sengketa, sehingga eksekusi yang telah dilakukan adalah sah.

“Karena itu, dalam pertimbangnya majelis hakim berpendapat permohonan peninjauan kembali yang diajukan oleh Pemohon Peninjauan Kembali Pit Konay harus ditolak,” tegasnya.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here