Home Kota Kupang Kontraktor “Nakal” Bakal Ditangkap Jaksa

Kontraktor “Nakal” Bakal Ditangkap Jaksa

928
0
SHARE
????????????????????????????????????
Kupang, kriminal.co – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Dr. Febrie Ardiansyah, SH, MH menegaskan bahwa pihak kejaksaan bakal menangkap kontraktor-kontraktor yang “nakal” di NTT.
Menurut Febrie, para kontraktor “nakal” ini akan ditangkap jika dalam pengawasan oleh TP4D kejaksaan, pelaksaan proyek tidak sesuai dengan kontrak kerja.
“Kontraktor – kontraktor yang “nakal” di NTT pasti akan ditangkap jaksa jika dalam pelaksaan.proyek baik itu APBD dan APBN tidak berjalan sesuai dengan kontrak kerja,” tegas Kajati NTT, Dr. Febrie Ardiansyah, SH, MH kepada wartawan di Kejati NTT.
Dijelaskan Febrie, untuk sementara waktu berdasarkan laporan dari setiap Kejaksaan Negeri (Kejari) di NTT, proses pekerjaan proyek yang didampingi tim TP4D berjalan sesuai dengan aturan yang ada.
Dalam pengawasan oleh TP4D, lanjut Febrie, terdapat kesalahan maka akan diperingati oleh tim TP4D untuk dilakukan perbaikan sebelum dilakukan serah terima. Jika, tidak dilakukan perbaikan maka secara otomatis akan diproses.
Menurut Kajati, proyek-proyek yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat setempat, terutama proyek strategis yang sudah dicanangkan secara nasional, perlu dilaksanakan secara baik agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“proyek harus kita targetkan, selesai dengan baik dan jangan ada permainan di situ. Harus ada dukungan dari penyelenggara proyek dan tidak hanya jaksa, untuk sama-sama melihat, dan masyarakat juga dapat memantau. Siapapun yang berkepentingan dapat melihat pelaksanaan, terutama realisasi anggaran yang berjalan sesuai tahapan. Ini tujuan kita semua. Itu yang saya tekankan kepada seluruh Kajari, untuk melihat kepentingan-kepentingan besar seperti itu,” tandas Kajati.

“Bagaimana kepentingan kita, mulai dari daerah pinggiran. NTT juga merupakan daerah yang prioritas untuk meningkatkan infrastruktur, kemudian kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat setempat,” sambung dia.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here