Home Kota Kupang Korupsi Proyek Irigasi TTU, Kejati NTT Terima Barang Bukti Dan Tersangka

Korupsi Proyek Irigasi TTU, Kejati NTT Terima Barang Bukti Dan Tersangka

233
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda NTT, Senin (27/06/2022) melakukan pelimpahan Tahap II kasus dugaan korupsi pembangunan Irigasi Mnesatbatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) senilai Rp. 1, 2 miliar, pada Dinas PUPR Kabupaten TTU tahun 2017 lalu.

Pelimpahan tahap II yang dilakukan penyidik Dit Reskkrimsus Polda NTT, setelah jaksa peneliti berkas perkara pada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejatu NTT) menyatakan berkas tersebut lengkap (P – 21).

Dalam pelimpahan tahap II yang dilakukan oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda NTT, diserahkan berkas perkara, barang bukti (BB) dan tiga tersangka diantaranya WL selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), DB (konsultan Pengawas) dan M (kontraktor pelaksana).

Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H yang dikonfirmasi melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H, Selasa (28/06/2022) membenarkan adanya pelimpahan tahap II oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda NTT.

“Iya benar. Kemarin penyidik Ditreskrimsus Polda NTT lakukan tahap II ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT terkait kasus dugaan korupsi pembangunan irigasi senilai Rp. 1, 2 miliar,” terang Abdul.

Menurut Abdul, usai menerima pelimpahan tahap II dari tangan penyidik Dit Reskrimsus Polda NTT, JPU Kejati NTT akan menyiapkan dakwaan untuk tiga tersangka dalam kasus senilai Rp. 1, 2 miliar.

Ditegaskan Abdul, paling lambat satu minggu, JPU Kejati NTT bakal melimpahkan berkas perkara, barang bukti dan tersangka ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang untuk disidangkan.

“Dalam waktu dekat bakal dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang setelah JPU Kejati NTT usai susun dakwaan untuk tiga tersangka,” sebut Abdul.

Untuk diketahui, proyek pembangunan irigasi di Mnesatbatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) senilai Rp. 1, 2 miliar, pada Dinas PUPR Kabupaten TTU tahun 2017 lalu, negara mengalami kerugian keuangan negara sebesar Rp. 1, 1 miliar.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here