Home Timor Lima Terdakwa Kasus Sanitasi Dasar Segera Disidangkan

Lima Terdakwa Kasus Sanitasi Dasar Segera Disidangkan

291
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Belu, melimpahkan berkas perkara Tindak Pidana Korupsi Program Sanitasi Dasar Kabupaten Belu ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis (14/07/2022).

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Belu, Michael Tambunan, S. H kepada wartawan mengatakan JPU Kejari Kabupaten Belu melimpahkan empat (4) berkas dugaan korupsi program sanitasi dasar.

Dijelaskan Tambunan, empat berkas yang dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang diantaranya masing – masing Ronaldus Yustino Bone selaku PPK, Siprianus Atok (konsultan pengawas), Thomas Tse dan Fransiskus Padak (penyedia) dan Gustarius Givanni Renhafilo Nobas Parera (penyedia).

Menurut Tambunan, dalam kasus ini para tersangka dijerat menggunakan pasal Primair Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah oleh Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo 55 ayat (1)KUHP  Jo 64 KUHP.

Selain Primair, paravterdakwa juga dijerat menggunakan Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah oleh Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo 55 ayat (1)KUHP  Jo 64 KUHP.

Untuk diketahui, bahwa pada tahun 2017 Kabupaten Belu mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus berupa program pembangunan sanitasi yaitu pembangunan tangki septik komunal (5-10kk) pada 10 desa di kabupaten belu yaitu desa Toheleten, Kecamatan Raihat, desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, desa Lookeu Kecamatan Tasifeto Barat, desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak,ndesa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat,bdesa Kabuna Kecamatan Kakuluk Mesak, desa Halimodok, Kecamatan Tasifeto Timur, desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat.

Dalam pelaksanaan program pembangunan tangki septik (5-10kk) tersebut, tersangka Ronaldus Yustino Bone selaku PPK memarkup progress pekerjaan bekerja sama dengan konsultan pengawas dan penyedia sehingga menyebabkan kerugian keuangan negara Rp. 290.637.019.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here