Home Kota Kupang Limpah Kasus Korupsi Puskesmas Inbate, Jaksa Tinggal Menunggu Jadwal Sidang

Limpah Kasus Korupsi Puskesmas Inbate, Jaksa Tinggal Menunggu Jadwal Sidang

353
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Setelah dinyatakan lengkap dan dilakukan tahap II dari penyidik ke tangan jaksa penuntut umum (JPU), Rabu (09/02/2022), JPU Kejari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Andrew Keya, S. H melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Inbate, Kabupaten TTU ke Pengadilan Tipikor Kupang.

Dengan dilimpahkannya berkas perkara dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Inbate, Kabupaten TTU ini, maka tiga tersangka yakni Thomas Laka (Kadis Kesehatan), Leonard Paschal Diaz (PPK) dan Benyamin Lazakar (Kontraktor), segera menjalani sidang.

Demikian diungkapkan Kajari Kabupaten TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H melalui Kasi Tindak Pidana Khusus (Kasi Tipidsus), Andrew Keya, S. H, Rabu, (09/02/2022) dihubungi perteleponan.

Dijelaskan Andrew, dalam pelimpahan Penuntut Umum pada Kejari Kabupaten TTU melimpahkan berkas perkara, Surat Dakwaan dan Barang Bukti kasus tindak pidana korupsi pembangunan gedung Puskesmas inbate Tahun 2020 atas nama terdakwa Benyamin Lasakar, Thomas Laka dan Leonardus Diaz ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kupang.

Menurut Andrew, terdakwa Benyamin  Lasakar didakwa melanggar kesatu primair pasal 2 ayat (1) Undang – Undang Tipikor Jo Pasal 55 ay (1) ke – 1 KUHP, subsidair Pasal 3  Undang – Undang Tipikor Jo pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP, atau Kedua pasal 7 ayat (1) huruf a Undang – Undang Tipikor.

Untuk terdakwa Thomas Laka, kata Andrew, didakwa melanggar kesatu primair pasal 2 ayat (1) Undang – Undang Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, subsidair pasal 3  Undang – Undang Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, atau Kedua Pasal 7 ayat (1) huruf b Undang – Undang Tipikor.

Dilanjutkan Andrew, sedangkan untuk terdakwa Leonard Diaz didakwa melanggar kesatu primair pasal 2 ayat (1) Undang – Undang Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, subsidair Pasal 3  Undang – Undang Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP, atau Kedua pasal 7 ayat (1) huruf b Undang – Undang Tipikor.

Ditambahkannya, adapun akibat perbuatan secara bersama sama para terdakwa telah menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar  Rp. 995. 716. 375 yang dihitung berdasarkan selisih antara total nilai pembayaran yang telah diterima terdakwa sebagaimana bukti SP2D dan rekening giro PT. Jery Karya Utama dengan nilai prestasi pekerjaan yang memenuhi syarat untuk dibayarkan.

“Setelah pelimpahan yang dilakukan pada hari ini, selanjutnya Penuntut Umum tinggal menunggu Penetapan Majelis Hakim untuk menetapkan jadwal persidangan selanjutnya,” tutup Andrew.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here