Home Sumba Mantan Kadis Pendidikan Sumba Timur, Yusuf Waluwanja Dibui Empat Tahun

Mantan Kadis Pendidikan Sumba Timur, Yusuf Waluwanja Dibui Empat Tahun

169
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang kembali menggelar sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan gaji Aparatur Sipil Negara pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur Tahun 2019 lalu, Rabu (09/02/2022).

Sidang dengan agenda pembacaan putusan ini dipimpin majelis hakim, Fransiska Dari Paula Nino, didampingi hakim anggota masing – masing, Nggilu Liwar Mbani Awang dan Lizbet Adelina, ubtuk lima terdakwa.

Dalam putusan majelis hakim Fransiska Dari Paula Nino menegaskan bahwa para terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan cara melawan hukum untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi dengan merugikan keuangan negara.

Untuk terdakwa Yusuf Waluwanja selaku mantan Kadis Pendidikan Sumba Timur tahun 2019, majelis hakim menjatuhkan vonis selama empat (4) tahun penjara dan terdakwa diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 300 juta subsider 3 (tiga) bulan kurungan.

Sedangkan untuk empat orang terdakwa lainnya yakni Made Markus Marion Dju, Yohanis Ruku Padji Meha, Andreas Tara Panjang dan Hina Pekambani alias Maramba, divonis masing – masing selama sembilan (9) tahun penjara.

“Untuk terdakwa Made Markus Marion Dju, Yohanis Ruku Padji Meha, Andreas Tara Panjang dan Hina Pekambani, masing-masing dipidana selama 9 tahun penjara,” ujar hakim ketua, Fransiska Paula Nino.

Selain hukuman kurungan keempat terdakwa juga dibebankan untuk membayar biaya pengganti.

“Pidana uang pengganti dengan ketentuan apabila tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama 4 tahun, denda senilai Rp. 400 juta subsider 3 bulan kurungan,” kata hakim.

Selain itu, perbuatan yang meringankan para terdakwa ialah berkelakuan baik serta belum pernah dipidana sebelumnya.

Menurut majelis hakim perbuatan para terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal  3 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang – Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHPidana.

Untuk diketahui, dalam kasus tersebut, negara dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Sumba Timur mengalami kerugian keuangan mencapai Rp. 7 miliar lebih.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here