Home Kota Kupang Mantan Kadispora Mengaku Pencairan Dana Rp 129.500.000, Tidak Melalui Dirinya

Mantan Kadispora Mengaku Pencairan Dana Rp 129.500.000, Tidak Melalui Dirinya

1326
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co¬†–¬†Saat ini, kasus dugaan korupsi penyelenggaraan even Wali Kota Cup 2017 ditangani oleh Polres Kupang Kota.

Namun, dalam perjalanan terkuat siapa penerima dana untuk kontrak pakaian olah raga yang pencairan dananya tidak diketahui oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Ejbends Doeka.

Ejbends Doeka mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Kupang mengaku tak tahu menahu soal pencairan dana sebesar Rp 129.500.000 dari bendahara pengeluaran Dispora Kota Kupang terkait dengan kegiatan Wali Kota Cup 2017 lalu.

Pasalnya, proses pencairan uang tersebut tidak melalui dirinya selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Dispora Kota Kupang.

“Soal uang sebesar itu saya tidak tahu menahu karena prosesnya tidak pernah melalui saya dan bagaimana bisa cair itu saya tidak tahu,” kata mantan Kadispora Kota Kupang, Ejbends Doeka kepada wartawan, Rabu (23/1).

Bukan saja itu, lanjut Doeka, terkait pencairan dana sebesar Rp 49.885.000 dari bendahara pengeluaran juga tidak diketahui oleh dirinya sama sekali.

“Soal pencairan itu juga saya tidak tahu karena tidak lewat saya. Karena prosesnya tidak pernah ke saya selaku KPA,” kata Doeka.

Ketika ditanya nama Rafael Paulus yang menerima dana tersebut, jelas Doeka, tidak masuk dalam kepanitiaan di Dispora Kota Kupang.

“Seingat saya nama Rafael Paulus tidak masuk dalam kepanitiaan dan bagaimana dia bisa terima uang saya tidak tahu,” terang Doeka.

Dijelaskan Doeka, setiap usulan untuk dilakukan pencairan dana berkaitan dengan kegiatan Wali Kota Cup 2017, wajib melalui dirinya namun khusus untuk pencairan yang diterima Rafael Paulus tidak diketahuinya.

“Mungkin yang lebih tahu bendahara pengeluaran di Dispora Kota Kupang karena saya tidak tahu karena tidak berproses sampai ke saya,”ucap Doeka.

Berdasarkan penelusuran wartawan, dana sebesar Rp 149.500.000 yang diterima oleh Rafael Paulus berdasarkan kwitansi yang ada, tidak tertulis tanggal dan bulan pencairan serta didalam kwitansi tersebut tidak tertulis nama bendahara pengeluaran dan tidak tertera tandatangan bendahara pengeluaran.

Bukan saja itu, pencairan sebesar Rp 49.885.000 juga terjadi hal yang sama yakni tidak tertulis tanggal dan bulan penerimaan. Dan, tidak tertulis juga nama bendahara pengeluaran dan tidak terdapat tanda tangan dari bendahara pengeluaran.

Dua kali.pencairan kepada Rafael Paulus seperti yang tertera dalam kwitansi bahwa untuk kontak pakaian olah raga 1 buah.

Hingga berita ini diturunkan Rafael Paulus dan bendahara pengeluaran belum bisa dikonfirmasi wartawan.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here