Home Kota Kupang Medah : Viktor Laiskodat Bungtilu Sosok Yang Pantas Pimpin NTT

Medah : Viktor Laiskodat Bungtilu Sosok Yang Pantas Pimpin NTT

804
0
SHARE

Naimata, kriminal.co Pesta demokrasi lima tahunan sudah didepan mata, yang mana akan berlangsung pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018-2023 pada 27 Juni 2018 mendatang.

Namun, untuk saat ini sosok yang pantas untuk memimpin NTT pasca masa jabatan Frans Lebu Raya hanyalah Viktor Bungtilu Laiskodat. Viktor Bungtilu Laiskodat merupakan sosok yang pantas untuk memimpin provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

” Viktor Bungtilu Laiskodat adalah putra asli NTT yang telah selesai dengan dirinya dan hanya fokus untuk mengabdi bagi masyarakat NTT dengan tujuan memberikan yang terbaik bagi masyarakat NTT,”kata Ibrahim Agustinus Medah ketika berkampanye di Kelurahan Naimata, Sabtu (24/2) malam

Diungkapkan Medah, bahwa dirinya merupakan salah satu orang yang memiliki keinginan yang tinggi demi kesejahteraan masyarakat NTT namun karena persoalan partai maka dirinya tidak bisa ikut dalam.perhelatan politik lima tahunan ini.

“Saya adalah salah satu orang yang memiliki niat dan tekad untuk maju menjadi Gubernur NTT. Tapi karena persoalan partai saya tidak jadi maju. Setelah saya lihat dari empat calon yang ada saat ini, saya kemudian memutuskan untuk mendukung Viktor Laiskodat karena saya anggap dialah yang paling pantas jadi gubernur NTT saat ini,” kata Medah.

Iban Medah mengatakan Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi adalah dua orang yang sudah berada pada sona nyaman di Jakarta. Semua telah mereka miliki mulai dari harta hingga jabatan. Namun kecintaan mereka dan niat yang tulus untuk kembali membangun NTT adalah alasan kenapa dua sosok ini pantas didukung menjadi Gubernur dan wakil gubernur NTT.

“Pak Viktor adalah pengusaha asal NTT yang sudah demikian sukses di Jakarta. Dalam politik juga memiliki jabatan sebagai Ketua Fraksi Nasdem DPR RI. Pak Josef adalah mantan DPR RI dua periode, saat ini jadi staf ahli Kemenkumham dan akan menjadi Duta besar di Amerika Latin. Tapi demi kecintaan terhadap NTT, mereka rela meninggalkan semua kenyamanan yang ada disana,” pungkas Medah.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here