Home Kota Kupang Nama Pemberi Suap Disembunyikan, Jaksa Diduga Melindungi Oknum Pengusaha

Nama Pemberi Suap Disembunyikan, Jaksa Diduga Melindungi Oknum Pengusaha

759
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), diminta untuk segera menetapkan oknum pengusaha top di Kota Kupang sebagai tersangka dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Ir. Hendrik Ndapamerang.

Selain oknum pengusaha top kota di kupang ini, Kejati NTT juga diminta untuk segera menetapkan Kepala Dinas PUPR Kota Kupang sebagai tersangka dalam kasus OTT oleh Satgas Pidsus Kejati NTT dengan barang bukti Rp. 15. 000. 000.

Pegiat Anti Korupsi dari PIAR NTT, Paul SinaleloE kepada wartawan, Kamis (14/04/2022) menegaskan bahwa Kejati NTT wajib hukumnya menetapkan oknum pengusaha di Kota Kupang sebagai tersangka dalam kasus OTT Kadis PUPR Kota Kupang, Ir. Hendrik Ndapamerang.

Menurut Paul, peristiwa pidana tersebut merupakan penyuapan yang mana, ide untuk dilakukan penyuapan atau memberikan sesuatu hadiah berupa uang senilai Rp. 15 juta tersebut dari oknum pengusaha tersebut.

“Kami minta jaksa segera tetapkan oknum pengusaha itu sebagai tersangka dalam kasus OTT Kepala Dinas PUPR Kota Kupang. Karena oknum pengusaha itu merupakan inisiator untuk dilakukan penyuapan dengan memberikan hadiah kepada Kadis PUPR Kota Kupang,” ungkap Paul.

Bahkan, lanjutnya, perbuatan pidana dalam kasus OTT Kadis PUPR Kota Kupang ini berawal dari oknum pengusaha di Kota Kupang tersebut. Pasalnya, perbuatan pidana tersebut timbul akibat inisiatif dari dirinya.

Masih menurut Paul, Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), harus segera mengumumkan siapa oknum pengusaha di Kota Kupang yang melakukan suap kepada Kadis PUPR Kota Kupang untuk sebuah kepentingan.

“Jaksa harus sebutkan nama dari pemberi suap senilai Rp. 15 juta kepada Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Ir. Hendrik Ndapamerang. Mengapa nama Kadis disebutkan tapi pemberi suap disembunyikan,” ujar Paul.

Paul kembali menegaskan bahwa jika oknum pengusaha yang memberikan suap tidak dijadikan sebagai tersangka maka patut diduga bahwa terdapat indikasi keterlibatan jaksa dalam kasus OTT Kadis PUPR Kota Kupang, guna melindungi oknum pengusaha tersebut.

“Jika tidak disebutkan siapa nama dari oknum pengusaha itu, maka patut diduga adanya indikasi bahwa jaksa ada upaya melindungi oknum pengusaha itu,” tegas Paul.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here