Home Kota Kupang Nasib Mantan Wali Kota Kupang Segera Ditentukan Jaksa

Nasib Mantan Wali Kota Kupang Segera Ditentukan Jaksa

2138
0
SHARE

 

Kupang, kriminal.co – Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang, segera menetapkan nasib mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean.

Nasib mantan Wali Kota Kupang ini segera ditentukan jaksa dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang kepada PT. Sasando senilai Rp 2 miliar, karena  diduga kuat melibatkan mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kupang, Winarno kepada wartawan, melalui Kasi Pidsus Kejari Kota Kupang, Fredix Bere, Kamis (15/2) menegaskan bahwa dalam waktu dekat tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang segera menentukan nasib mantan wali kota kupang, Jonas Salean.

“Dalam waktu dekat tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang segera menentukan nasib dari mantan wali kota kupang, Jonas Salean,”tegas Mantan Kasi Intel Kejari Sumba Timur ini.

Namun, lanjut Fredix, sejauh ini tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang masih mendalami dugaan keterlibatan mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean terkait kasus dugaan korupsi PT. Sasando yang telah menyeret Sulaiman M. Louk dan Yulius M. Dauzo ke Pengadilan Tipikor Kupang.

“Tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang masih dalami kasus itu tapi yang jelas bahwa dalam waktu dekat kami akan tentukan nasib mantan wali kota kupang,”tegas Fredix.

Menurut Fredix, berdasarkan fakta-fakta dalam persidangan adanya dugaan bahwa ada keterlibatan mantan Wali Kota Kupang ini. Untuk itu, tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang masih mendalami hal itu.

“Pendalaman oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang masih terus dilakukan berdasarkan fakta-fakta sidang di Pengadilan Tipikor Kupang,”ungkap Fredix.

Untuk itu, kata Fredix, dirinya meminta publik bersabar atas kasus tersebut, karena masih perlu dilakukan pendalaman atas dugaan keterlibatan, Jonas Salean Mantan Wali Kota Kupang.

Berdasarkan fakta persidangan, lanjut Fredix, Jonas Salean melakukan penunjukan terhadap Sulaiman M. Louk menjadi Direktur Utama (Dirut) PT. Sasando tanpa melalui prosedur.

Dengan demikian, lanjut Fredix, Mantan Wali Kota Kupang ini tengah melanggar Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 50 tahun 1999 tentang kepengurusan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here