Home Kota Kupang Pekan Depan, Mantan Direktur RSUD Kefamenanu Jalani Sidang Perdana

Pekan Depan, Mantan Direktur RSUD Kefamenanu Jalani Sidang Perdana

308
0
SHARE

TTU, Kriminal.co – dr. I Wayan Niarta selaku mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), segera diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang.

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan oleh Pengadilan Tipikor Kupang, dr. I Wayan Niarta tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes ICU Non E- Katalog , Maternal Non E-Katalog, Neo Natal Non E-Katalog, bakal disidangkan pada pekan depan, Senin 15 Agustus 2022 mendatang.

Kajari Kabupaten TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H yang dikonfirmasi wartawan melalui Kasi Intelnya, Hendrik Tiip, S. H, Sabtu (13/08/2022) menegaskan bahwa dr. I Wayan Niarta bakal disidangkan Senin 15 Agustus 2022 mendatang.

“Sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes ICU Non E- Katalog , Maternal Non E-Katalog, Neo Natal Non E-Katalog, bakal disidangkan pada pekan depan, Senin 15 Agustus 2022 mendatang,” kata Hendrik.

Selain mantan Direktur RSUD Kefamenanu, lanjut Hendrik, dua tersangka lainnya dalam kasus yang sama bakal menjalani sidang perdana bersama dr. I Wayan Niarta diantaranya Fery Oktaviano dan Iswandi Ilyas.

“Penetapan hari sidang yang sesuai jadwal akan dilaksanakan sidang perdana pada hari Senin tanggal 15 Agustus 2022 pukul 10.35 Wita dengan Hakim Ketua Derman P. Nababan. SH.MH,” jelas Hendrik.

Ditegaskan Kasi Intel Kejari TTU, para terdakwa di dakwa dengan dakwaan  Kesatu Primair Pasal 2 Ayat 1 jo. Pasal 18 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo.Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat 1 Ke 1 KUHP.

Dan, Subdidair pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo. Undang – Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat 1 Ke 1 KUHP atau Kedua Pasal 21 Undang – Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Pen penyelenggara negara yang bersih dan bebas sari KKN Jo. Pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHP.

“Untuk agenda sidang perdana bagi ketiga terdakwa yakni pembacaan Surat dakwaaan oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Kabupaten TTU,” ungkap Hendrik.

Ditegaskan Hendrik, Penuntut Umum mengaku siap untuk menyidangkan perkara ini pada pekan depan nanti. Untuk itu diminta agar dr.Wayan yang tidak dilakukan penahanan karena sakit beberapa waktu lalu bisa hadir di depan persidangan nantinya.

“Kami berharap agar pak Wayan sudah pulih untuk dapat mengikuti persidangan nantinya,” harap Hendrik.

Ditambahkannya, untuk terdakwa Fery Oktaviano dan Iswandi Ilyas akan mengikuti  persidangan secara virtual dari Rumah Tahanan (Rutan) Anak Air Padang.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here