Home Kota Kupang Pererat Tali Persaudaraan, Rumpun Keluarga Nifu Gelar Natal Bersama

Pererat Tali Persaudaraan, Rumpun Keluarga Nifu Gelar Natal Bersama

511
0
SHARE

Foto: Pater Konstantinus Lakat, cmf ketika memimpin misa perayaan natal bersama Keluarga Nifu, Jumat (28/12)

Kupang, Kriminal.co – Jumat (28/12) Rumpun Keluarga besar Nifu menggelar natal bersama. Natal ini berlangsung dikediaman Bapak Damianus Puay.

Natal kali ini merupakan kali keduanya digelar oleh keluarga ini. Natal bersama ini digelar dengan tujuan untuk mempererat tali persaudaraan yang telah dibangun sejak nenek moyang terdahulu.

Perayaan natal ini ditandai dengan misa kudus yang dipimpin langsung oleh Pater Konstantinus Lakat, Cmf  putra dari alm. Bapak Yosep Lakat salah satu sesepuh dari rumpun keluarga besar Nifu.

Dalam perayaan natal ini, Pater Konstan dalam khotbahnya mengatakan bahwa Terang Sudah Datang”.

Menurut Pater, menjelang natal hampir seluruh kehidupan manusia menjadi kilau seperti rumah dihiasi dengan berbagai aksesoris seperti lampu natal.

“Ini merupakan suatu bentuk penyambutan natal yakni terang sudah datang,” kata Pater Konstan.

Ditambahkan Pater, seluruh yang hadir disini merupakan suatu keluarga besar. Kita yang hadir disini memiliki banyak perbedaan dalam kehidupan namun karena kasih didalam keluarga maka kita semua berkumpul menjadi satu dalam kasih cinta.

“Harus diakui bahwa kita banyak karakter, banyak perbedaan dalam kehidupan namun karena kasih dan cinta makanya kita berkumpul menjadi satu,”ucap Pater Konstan dalam khotbahnya.

Dalam khotbahnya, Pater Konstan menegaskan bahwa perayaan natal terdapat beberapa poin penting yakni yang pertama : Natal adalah pesta cahaya, Yesus adalah raja yang membawa terang bagi hidup manusia dan Yesus merupakan terang sejati yang tidak dapat dikalahkan oleh kegelapan.

Poin kedua:Natal merupakan perayaan untuk Tuhan dengan bela rasa. Bela rasa seperti siap berbagi dengan orang lain, bela rasa dengan keluarga, dalam masyarakat atau kelompok. Bukan saja itu, sebagai manusia kita perlu berbagi dengan yang berkekurangan.

Poin ketiga : Natal merupakan perayaan keluarga. Biarkanlah Yesus lahir dalam kehidupan keluarga kita masing – masing. Perlu disadari bahwa natal adalah perayaan keluarga sehingga siapkanlah hati kita agar Yesus layak lahir didalam hati kita.

Diakhir Khotbahnya Pater Konstan meminta seluruh keluarga besar rumpun Nifu untuk senantiasa berdoa agar Tuhan menguatkan tali persaudaraan dalam kehidupan keluarga besar Nifu serta selalu diberkati oleh Tuhan.

Untuk diketahui, bahwa dalam perayaan natal ini dihadiri oleh seluruh saudara yang lahir dari satu darah baik dari keturunan ayah maupun ibu. Turut hadir dalam keluarga ini para cucu, cece serta para menantu yang merupakan keluarga besar Nifu.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here