Home Kota Kupang Pererat Toleransi Antar Umat Beragama, Ini Yang Dilakukan Kajari Kota Kupang

Pererat Toleransi Antar Umat Beragama, Ini Yang Dilakukan Kajari Kota Kupang

283
0
SHARE

Foto : Kajari Kota Kupang, Banua Purba, S. H, M. H, (membelakangi lenza) ketika mengatur arus lalu lintas di Masjid Nurul Iman, Juamt (14/05/2022) siang

Kupang, Kriminal.co – Situasi di Masjid Nurul Iman, Jumat (13/05/2022) dengan kedatangan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kupang, Banua Purba, S. H, M. H sekitar pukul 11 : 30 wita menjelang Sholat Jum’at.

Kedatangan Kajari Kota Kupang, Banua Purba, S. H, M. H, bukan berkaitan dengan adanya kasus namun guna membangun silaturahmi dengan ulama di Masjid Nurul Iman.

Bukan saja itu, menjelang Sholat Jum’at bagi umat Muslim di Masjid Nurul Iman, Kajari Kota Kupang beserta jajarannya menjadi juru parkir (Jupar) di Masjid Nurul Iman meskipun hanya dalam hitungan jam.

Pemandangan ini terlihat mengherankan bagi warga sekitar. Pasalnya, ini baru pertama terjadi di jaman Kajari Kota Kupang, Banua Purba, S. H, M. H, yang nota bene beragama Nasrani (Katholik).

Selain itu, Kajari Kota Kupang bersama jajarannya turut menjaga keamanan baik kendaraan roda dua dan roda empat. Serta, memastikan jalannya Sholat Jum’at di Masjid Nurul Iman berjalan lancar.

Kajari Kota Kupang, Banua Purba, S. H, M. H kepada wartawan mengaku bahwa kedatangan dirinya bersama jajaran ke Masjid Nurul Iman, guna mempererat toleransi antar umat beragama di Kota Kupang.

Selain itu, katanya, dirinya juga melakukan diskusi singkat dengan para ulama guna membangun hubungan lebih baik lagi antar umat beragama sehingga menghindari hal – hal yang tidak diinginkan terjadi di Kota Kupang.

“Saya dan jajaran kesana bukan karena ada masalah. Tapi, sebagai manusia kami hanya mempererat hubungan toleransi antar umat beragama di Kota Kupang,” ujar Banua Purba.

Ketika ditanya apakah benar dirinya menjadi Jupar untuk sementara waktu, Kajari mengakui hal itu. Dirinya mengatakan bahwa dirinya melakukan pengaturan terhadap setiap kendaraan yang lewat bahkan hingga parkir kendaraan baik roda dua dan roda empat.

“Iya benar. Saya dan jajaran melakukan pengaturan terhadap kenadraan dilokasi masjid agar rapi. Dan kami juga menjaga keamanan kendaraan dilokasi Masjid Nurul Iman,” akuinya.

Sebagai Kajari Kota Kupang, dirinya berharap hubungan toleransi antar umat beragama di Kota Kupang tetap terjaga. Pasalnya, Kota Kupang merupakan salah satu Kota yang masuk dalam kategori toleransi antar umat beragama dalam skala nasional.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here