Home Kota Kupang Peringati HBA, Kejari TTU Gelar Seminar Bertajuk “Penguatan Hukum Adat”

Peringati HBA, Kejari TTU Gelar Seminar Bertajuk “Penguatan Hukum Adat”

201
0
SHARE

TTU, Kriminal.co РKejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), bakal menggelar seminar penerangan hukum pada, Selasa (+9/07/2022) mendatang.

Dalam seminar yang akan diselenggarakan pekan depan ini, Kejari Kabupaten TTU menghadirkan sejumlah nama sumber diantaranya, Kapolres TTU, AKBP Moh. Mukhson, S. H, M. H, Dr. Bernard Tanya, S. H, M. H salah satu dosen pada Universitas Diponegoro, Dr. Dhesy A. Kase, S. H, M. H dosen pada Undana Kupang dan Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H.

Kajari Kabupaten TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H kepada wartawan, Sabtu (16/07/2022) di Kupang mengatakan seminar yang akan digelar pada pekan depan ini mengusung tema “Penguatan Hukum Adat dan Kelembagaan Adat dalam penyelesaian masalah hukum berdasarkan keadilan restoratif”.

Menurut mantan Kasi Dik Kejati NTT ini, seminar yang digelar dengan tema¬†“Penguatan Hukum Adat dan Kelembagaan Adat dalam penyelesaian masalah hukum berdasarkan keadilan restoratif” ini sebagai bentuk peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) pada tanggal 22 Juli 2022 mendatang.

Dalam seminar ini, lanjutnya, seluruh kepala desa di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) akan hadir sebagai peserta. “Seluruh Kepala Desa (Kades) di Kabupaten TTU akan menjadi peserta dalam seminar ini,” jelasnya.

Masih menurut Kajari, terkait dengan restoratif justice ini, Kejari Kabupaten TTU akan melakukan evaluasi terhadap restoratif justice (RJ) yang telah dilakukan oleh Kejari Kabupaten TTU sebelumnya.

“Seminar yang dihadiri oleh tiga narasumber ini akan ditayangkan secara live streaming oleh Kejari Kabupaten TTU,” terang Lambila.

Ditambahkan Lambila, terkait dengan RJ yang pernah dilakukan oleh Kejari Kabupaten TTU, akan kembali didatangi sehingga diketahui apakah sudah benar – benar mencapai tujuan atau rasa keadilan kepada masyarakat atau tidak.

Selain seminar, kata Kajari, Kejari Kabupaten TTU kembali melakukan sesuatu hal yang sangat penting, dimana belum dilakukan oleh Kejaksaan diseluruh Indonesia. Salah satu langkah itu yakni menghidupkan kembali aturan – aturan adat istiadat di Kabupaten TTU.

“Saat ini salah satu program kami yakni menghidupkan kembali aturan – aturan adat di Kabupaten TTU dengan meningkatkan peran lembaga adat.

Upaya penyelesaian masalah melalui proses pidana yang diatur dalam KUHP dan undang – undang serta hukum pidana dianggap belum efektif dalam mencapai keadilan dan kemanfaatan hukum sehingga upaya RJ merupakan salah satu isu yang dikembangkan sehingga perkara – perkara tertentu diselesaikan dengan instrumen RJ.

Untuk diketahui bahwa seminar yang bakal digelar pada Selasa 19 Juli 2022 mendatang, Kejari Kabupaten TTU menggandeng Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Cendana Wangi, Kabupaten TTU.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here