Home Rote & Sabu Plt Kadis Perindag Sarai Diperiksa Jaksa

Plt Kadis Perindag Sarai Diperiksa Jaksa

1101
0
SHARE
Foto: Plt Kadis Perindag Sarai,  Charles Meyok dan Bendahara Disperindag, Jublina M. Siokain ketika diperiksa jaksa Kejati NTT, Rabu (17/1)

Kupang, kriminal.co – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Sabu Raijua (Sarai), Charles Meyok, Rabu (17/1) diperiksa tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

Charles Meyok diperiksa tim penyidik Tipidsus Kejati NTT, Hendrik Tiip terkait kasus dugaan korupsi pembangunan tambak garam senilai Rp 180 miliar di Kabupaten Sabu Raijua.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Sunarta yang dikonfirmasi wartawan di Kantor Kejati NTT, mengaku bahwa pemeriksaan tersebut merupakan pengembangan dari putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang kepada dua terdakwa kasus itu yakni Lewi Tandirura (Kadis Perindag) dan Niko R. Tari.
Menurut Sunarta, dalam putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang disebutkan sedikitnya empat (4) orang yang diduga kuat turut bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) proyek pembangunan tambak garam di Kabupaten Sarai.
“Pemeriksaan itu dilakukan untuk pengembangan terkait putusan hakim Pengadilan Tipikor Kupang yang mana dalam proyek itu diduga kuat ada dugaan keterlibatan orang lain lagi selain Lewi Tandirura dan Niko R. Tari,” kata Sunarta.
Kajati NTT menegaskan bahwa dalam kasus itu dipastikan akan ada tersangka baru lagi dalam proyek bernilai Rp 180 miliar di Kabupaten Sabu Raijua itu.
Namun, lanjut Sunarta, untuk saat ini Kejati NTT belum bisa menetapkan tersangka baru. Pasalnya, masih dilakukan pendalaman oleh tim penyidik Tipidsus Kejati NTT.
“Dipastikan akan ada tersangka baru lagi tapi kami masih dalami lagi terkait putusan hakim Pengadilan Tipikor Kupang,”tegas Sunarta.
Ditambahkan Sunarta, selain Plt Kadis Perindag Sarai,  Charles Meyok yang diperiksa, tim penyidik Tipidsus Kejati NTT turut memeriksa Bendahara Disperindag Sarai, Jublina M. Siokain.
Jublina diperiksa sebagai saksi terkait kasus yang sama yakni kasus dugaan korupsi pembangunan tambak garam di Kabupaten Sarai senilai Rp 180 juta.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here