Home Kota Kupang Polda NTT Akui Berkas Masih Ditangan Penyidik, SPDP Terancam Dikembalikan

Polda NTT Akui Berkas Masih Ditangan Penyidik, SPDP Terancam Dikembalikan

82
0
SHARE

Foto : Kabid Humas Polda NTT/AKBP. Ariasandy, S. I. K

Kupang, Kriminal.co – Hingga saat ini, penyidik Dit Reskrimum Polda NTT belum memenuhi petunjuk jaksa peneliti berkas perkara pada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), dalam kasus dugaan tindak pidana pembunuhan ibu dan anak untuk tersangka Ira Ua alias Ira (ASN).

Pasalnya, setelah dikembalikan oleh jaksa peneliti berkas perkara Kejati NTT, hingga saat ini berkas tersebut masih berada ditangan penyidik Dit Reskrimum Polda NTT sejak dua pekan lalu.

Kabid Humas Polda NTT, AKBP. Ariasandy, S. I. K kepada wartawan, Selasa (28/06/2022) malam mengakui bahwa saat ini berkas tersangka Ira Ua dalam kasus dugaan tindak pidana pembunuhan ibu dan anak masih ditangan penyidik Dit Reskrimum Poldà NTT.

“Sampai saat ini, berkas tersangka Ira Ua alias Ira masih ditangan penyidik Dit Reskrimum Polda NTT,” ungkap Ariasandy.

Dijelaskan Kabid Humas Polda NTT, kini penyidik Dit Reskrimum Polda NTT tengah berupaya untuk memenuhi petunjuk yang diberikan oleh jaksa peneliti berkas perkara pada Kejati NTT.

“Yang jelas penyidik akan bekerja semaksimal mungkin untuk penuhi petunjuk yang diberikan oleh jaksa peneliti berkas perkara Kejati NTT,” ujarnya.

Terpisah, Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H yang dikonfirmasi melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H, Rabu (29/06/2022) menegaskan bahwa jaksa peneliti berkas perkara pada Kejati NTT telah memberikan peringatan akan batas waktu yang ada.

Menurut Abdul, jika peringatan ataupun koordinasi yang dilakukan tidak diindahkan oleh penyidik Dit Reskrimum Polda NTT maka yang jelas bahwa SPDP kasus tersebut dengan tersangka Ira Ua alias Ira akan dikembalikan.

“Ya jika sampai batas waktu sesuai dengan koordinasi yang dilakukan tidak dipenuhi juga petunjuknya maka SPDP nya kami kembalikan,” tegas Abdul Hakim.

Tetkait dengan petunjuk jaksa peneliti berkas perkara, Abdul menjelaskan bahwa itu merupakan materi penyidikan sehingga tidak bisa dipublikasikan kepada khayalak umum.

Namun, lanjutnya, jaksa peneliti berkas perkara pada Kejati NTT telah memberikan petunjuk untuk dipenuhi oleh penyidik Dit Reskrimum Polda NTT terhadap berkas kasus pembunuhan Ibu dan anak.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here