Home Kota Kupang Proyek Jalan Eban, Kejari TTU Mulai Periksa Saksi – Saksi

Proyek Jalan Eban, Kejari TTU Mulai Periksa Saksi – Saksi

86
0
SHARE

Foto : Kasi Intel Kejari TTU, Hendrik Tiip, S. H

TTU, Kriminal.co – Setelah mendapatkan penghargaan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) terbaik se – Indonesia, Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H, tidak berbesar hati. Namun, kinerjanya terus ditingkatkan dalam penuntasan kasus korupsi di negeri Bi’inmafo itu.

Kali ini, Kejari Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), tengah melakukan penyelidikan (Lid) terkait proyek pekerjaan jalan di Eban – Satan – Fatuneno, Kabupaten TTU senilai Rp. 5 miliar, yang berindikasi korupsi.

Kajari Kabupaten TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H yang dikonfirmasi melalui Kasi Intel Kejari TTU, Hendrik Tiip, S. H di Kupang, Rabu (28/09/2022) membenarkan adanya penyelidikan (Lid) terhadap proyek pekerjaan jalan Eban – Satan – Fatuneno sepanjang empat (4) Kilometer bernilai Rp. 5 miliar.

Dijelaskan Hendrik, terkait dengan penyelidikan kasus itu, tim intelejen Kejari Kabupaten TTU telah melakukan pemeriksaan dilokasi proyek pekerjaan jalan Eban – Satan – Fatuneno.

“Iya benar. Kami sedang lakukan penyelidikan (Lid) terhadap proyek pekerjaan jalan Eban – Satan – Fatuneno sepanjang 4 kilometer dengan nilai kontrak Rp. 5 miliar,” terang Hendrik.

Proyek bernilai Rp. 5. 785. 500. 000 tahun 2021 ini, katanya, dikerjakan oleh PT. Sumber Indah yang mana anggaran tersebut berumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PRKPP) Kabupaten TTU.

Untuk menuntaskan kasus itu, lanjutnya, tim penyidik Intelejen Kejari Kabupaten TTU telah memanggil sejumlah pihak – pihak terkait dalam proyek itu untuk dimintai keterangan.

“Kami sudah lakukan panggilan dan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang terkait dalam proyek itu. Dan, pemeriksaan sudah dilakukan sejak bulan Mei 2022 lalu,” tambahnya.

“Sudah minta keterangan dari pihak – pihak terkait sejak awal Mei 2022 dan karna masi pemeliharaan kami masi melihat perkembangan di lapangan lagi. Jenis pekerjaan yang dilakukan itu adalah Lapen,” tutup Hendrik.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here