Home Kota Kupang Ringkus Tiga Jaksa Gadungan, Tim Satgas 53 Amankan Rp. 50 Juta Dan...

Ringkus Tiga Jaksa Gadungan, Tim Satgas 53 Amankan Rp. 50 Juta Dan Senjata

186
0
SHARE

Jakarta, Kriminal.co – Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (Tim PAM SDO)/Satgas 53 dan Tim Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat menangkap tiga jaksa gadungan inisial WI, RAP, dan FIP.

Tiga jaksa gadungan yang berhasil diringkus tim Satgas 53 dan tim Kejari Jakarta Pusat karena didiga melakukan pemerasan kepada warga. Dimana, tiga Jaksa gadungan ini meminta warga membayar uang sebesar Rp 1 miliar.

“Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (Tim PAM SDO)/Satgas 53 dan Tim Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat berhasil mengamankan 3 (tiga) orang oknum yang mengaku sebagai jaksa dan melakukan pemerasan yaitu WI, RAP, dan FIP. Adapun pengamanan dilakukan berdasarkan informasi yang diperoleh dari korban yang mengalami pemerasan,” kata Direktur A Jamintel Kejagung RI, Jhony Manurung, S. H, M. H ketika dihubungi wartawan, Minggu (14/08/2022) malam tadi.

Dalam kasus ini, kata mantan Wakajati NTT ini, meminta uang senilai Rp. 1 miliar untuk diserahkan di stasiun Cikini. Namun, permintaan uang senilai Rp. 1 miliar ini hanya disanggupi oleh korban senilai Rp. 50 juta.

Menurut Manurung, tim Satgas 53 telah melakukan pemantauan sejak 11 Agustus 2022 lalu, terhadap ketiga oknum jaksa gaudangan ini yang telah menjadi target operasi (TO). Pada pukul 21 : 00 WIB, karena berdasarkan informasi korban diminta untuk menyiapkan uang sebesar Rp. 1 miliar.

Atas informasi tersebut, lanjut Manurung, tim Satgas 53 langsung bergerak dengan melakukan pemantauan disekitar stasiun Cikini sesuai lokasi yang ditentukan. Dalam operasi itu, tim Satgas 53 berhasil membekuk dua jaksa gadungan yakni WI dan RP beserta barang bukti uang senilai Rp. 50 juta serta menyita senjata soft gun.

Usai diamankan, tambah Manurung, kedua jaksa gadungan ini langsung digiring menuju Kejari Jakarta Pusat untuk dimintai keterangan. Dalam pemeriksaan, keduanya mengaku diperintah oleh FIP yang juga oknum jaksa gadungan ini.

“Sesuai data dari dua oknum jaksa gadungan yang diamankan sebelumnya, FIP berasal dari Cirebon yang baru berusia 24 Tahun dan bekerja sebagai wiraswasta,” ujar Manurung.

Usai memperoleh data akurat terkait FIP, kata Manurung, tim Kejari Jakarta Pusat dan Polres Jakarta Pusat bergerak menuju lokasi FIP dan berhasil diamankan diseputaran masjid Kejaksaan Agung RI.

“Usai ketiganya diamankan, ketiga jaksa gadungan ini diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku guna mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tutup Manurung.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here