Home Kota Kupang Soal Dana Seroja, 13 Kelurahan Masih Dilakukan Verifikasi

Soal Dana Seroja, 13 Kelurahan Masih Dilakukan Verifikasi

295
0
SHARE

Foto : Ernest Ludji

Kupang, Kriminal.co – Dana siap pakai bantuan stimulan perbaikan rumah bagi 12.192 keluarga korban badai Seroja di Kota Kupang, senilai Rp. 150, 9 milliar masih diblokir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), karena belum memenuhi syarat kelengkapan administrasi dan data.

Dana stimulan senilai Rp. 150, 9 miliar diblokir dengan alasan bahwa terdapat administrasi dan pendataan yang belum selesai dilakukan vetifikasi, sehingga sangat diharapkan agar warga segera memenuhi syarat – syarat tersebut.

“Dana stimulan ini masih diblokir, karena masih ada beberapa proses administrasi dan data yang belum selesai. Kami mohon warga segera memenuhi kelengkapan,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Kupang, Ernest Ludji, yang dihubungi, Senin (28/03/2022) malam.

Dijelaskan Ernest, berdasarkan hasil verifikasi dan validasi tercatat sebanyak 12.192 keluarga penerima dengan klasifikasi penerima rusak ringan sebanyak 10.926 keluarga, rusak sedang 863 keluarga dan klasifikasi rusak berat  sebanyak 403 kk.

Menurutnya, dari total 51 kelurahan yang didata serta hasil verifikasi masih terdapat 13 kelurahan yang sementara berproses memenuhi syarat hingga proses pembukaan buku rekening bank sebagai penerima bantuan tersebut.

“Untuk 13 kelurahan ini sementara berjalan untuk proses verifikasi, sesuai dan mengikuti tahapan,” tambah Ernest.

Disebutkannya, 38 kelurahan lainnya telah dinyatakan tuntas dalam proses verifikasi dan telah membuka buku rekening bank, diantara kelurahan Batuplat, Fatufeto, Manutapen, Mantasi, Penkase, Bonipoi, Airmata, Oetete, Lasiana, Fatululi, Kayu Putih dan Oebufu.

“Akan diterbitkan Surat Keputusan (SK) Walikota, BPBD Kota Kupang memperpanjang jangka waktu proses pencairan dana stimulan Seroja hingga Mei 2021,” tambah Ernest.

Masih menurut Ernest, untuk mempercepat proses verifikasi terhadap 13 Kelurahan ini, maka tim diterjunkan langsung ke lapangan untuk dilakukan verifikasi.

“Kami target Bulan Mei 2022 sudah selesai dan 38 kelurahan yang sudah selesai dilakukan verifikasi bisa dibuka blokirnya. Dan, data juga akan dicocokan dengan data di Dukcapil Kota Kupang agar bantuan ini tidak salah sasaran,” ungkap Ernest.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here