Home Kota Kupang Soal Jalan Sabuk Merah, Kajati NTT : Proses Hukum Tetap Berjalan

Soal Jalan Sabuk Merah, Kajati NTT : Proses Hukum Tetap Berjalan

182
0
SHARE

Foto : Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H didampingi Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H (foto : Kriminal.co)

Kupang, Kriminal.co – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), kini tengah serius menangani adanya dugaan korupsi proyek pekerjaan jalan sabuk merah perbatasan antara Kabupaten Belu – RDTL senilai Rp. 120 Miliar yang dikerjakan oleh PT. Bahagia Timor Mandiri (BTM) milik Aciku.

Kajati NTT, Hutama Wisnu, S. H, M. H yang didampingi Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H kepada wartawan, Kamis (06/10/2022) menegaskan bahwa saat ini tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT sedang melakukan Pengumpulan Bahan dan Keterangan (Pulbaket) terhadap adanya dugaan tindak pidana dalam proyek pekerjaan jalan Sabuk Merah senilai Rp. 120 Miliar.

Dijelaskan Kajati, proses Pulbaket yang dilakukan tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT telah dilakukan bahkan penyidik telah melakukan pemeriksaan dilokasi proyek.

“Saya mau tegaskan bahwa soal proyek pekerjaan jalan Sabuk Merah senilai Rp. 120 Miliar sedang dilakukan pengumpulan bahan dan keterangan oleh penyidik Pidsus Kejati NTT,” tegas Kajati NTT, Hutama Wisnu.

Menurut Hutama Wisnu, Pulbaket terus dilakukan oleh penyidik Tipidsus Kejati NTT guna menuntaskan ataupun mencari tahu adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam proses pekerjaan jalan sabuk merah tersebut dengan melakukan panggilan terhadap sejumlah oknum yang dinilai memiliki peran penting dalam proyek itu.

“Yang jelas penyidik akan panggil beberapa oknum yang dinilai memiliki peran penting dalam proyek pekerjaan itu untuk dilakukan pemeriksaan sebagai bentuk klarifikasi,” ungkap Hutama.

Ketika ditanya terkait kwalitas pekerjaan jalan Sabuk Merah, Kajati NTT menegaskan bahwa itu akan menjadi materi pemeriksaan dan materi penyidikannya nanti namun untuk sementara belum bisa dipastikan karena masih dilakukan Pulbaket oleh penyidik.

Kajati NTT kembali menegaskan bahwa pihaknya akan benar – benar profesional dan transparan dalam menangani kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan jalan sabuk merah senilai Rp. 120 miliar.

“Yang jelas bahwa kami akan benar – benar profesional dalam menangani sebuah perkara. Dan, siapapun yang terlibat maka harus bertanggung jawab,” tegas Kajati NTT, Hutama Wisnu.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here