Home Kota Kupang Soal Pencairan Kepada Rafael Paulus, Bendahara Panitia Lebih Tahu

Soal Pencairan Kepada Rafael Paulus, Bendahara Panitia Lebih Tahu

1001
0
SHARE
Kupang, Kriminal.co – Kasus dugaan korupsi penyelenggaraan even Wali Kota Cup 2017 ditangani oleh Polres Kupang Kota, hingga kini masih penuh tanda tanya.

Pasalnya, pencairan dana sebesar Rp 129.500.000 tanpa diketahui oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan bagian keuangan pada Dispora Kota Kupang belum mampu dibuktikan oleh tim penyidik Polres Kupang Kota.

ST selaku bendahara pengeluaran pada Dispora Kota Kupang, Sabtu (2/2) kepada wartawan mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui sama sekali soal pencairan dana sebesar Rp 129.500.000.

Bukan saja itu, kata ST, pencairan berikut dengan nilai uang sebesar Rp. 49.885.000 itupun tidak diketahui sama sekali oleh dirinya selaku bendahara pengeluaran Dispora Kota Kupang.

“Soal pencairan dua kali kepada Rafael Paulus tidak diketahui sama sekali oleh saya,” kata ST.

Ditegaskan ST, dana kegiatan Wali Kota Cup 2017 sebesar Rp 750 jut itu, dicairkan sebanyak dua kali dan diserahkan kepada ketua panitia kegiatan Wali Kota Cup 2017.

Sehingga, lanjutnya, pembelanjaan dan pengeluaran uang untuk kegiatan itu seluruhnya diketahui oleh bendahara panitia, Desy Putri.

“Tanyakan langsung ke bendahara panitia, Desy namanya. Dia yang tahu soal pengeluaran atau pencairan uang kepada Rafael Paulus,” terang ST.

Ditegaskan ST, soal kwitansi tersebut dirinya tidak pernah tanda tangan untuk dilakukan pencairan kepada Rafael Paulus.

“Semuanya yang tahu itu hanya bendahara panitia, Desy Putri. Kenapa uang bisa cair tanpa tanda tangan bendahara pengeluaran dan KPA, yang lebih tahu itu Desy Putri,” tegas ST.

Untuk diketahui, pencairan kepada Rafael Paulus dilakukan sebanyak dua (2) kali. Dimana, pencairan pertama sebesar Rp 49.885.000 yang tidak tertera tanggal dan bulan hanya tahun pencairan didalam kwitansi.

Hal yang sama juga terjadi pada pencairan berikutnya yakni sebesar Rp 129.500.000. Dimana, didalam kwitansi tidak terdapat tanggal dan bulan hanya tahun pencairan.

Bukan saja itu, dalam kedua kwitansi tidak ditandatangani oleh KPA selaku Kadispora Kota Kupang dan bendahara pengeluaran Dispora Kota Kupang.

Namun, hanya didalam kwitansiterdapat nama penerima Rafael Paulus yang bertandatangan diatas materai 6000.

Hingga berita ini diturunkan, Bendahara panitia, Desy Putri dan Rafael Paulus belum bisa dikonfirmasi wartawan.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here