Home Kota Kupang SPM Raib Saat Mandi di Kolam Oeba

SPM Raib Saat Mandi di Kolam Oeba

713
0
SHARE
 Foto: AKP Didik Kurnianto, SIK

Kupang, kriminal.co – Sungguh malang nasib Pelipus Djami. Bagaimana tidak, berniat untuk mencuci pakaian dan mandi di mata air Oeba di wilayah Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, sekitar pukul 16.00 Wita, Pelipus berniat kembali ke rumah, namun dirinya justru tak menemukan sepeda motor yang dibawanya dari rumah, Rabu (31/1) lalu.

Sepeda motor yang digasak orang tak dikenal (OTD) itu di merek Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi (nopol) DH 5240 HN milik Ladowik Djami Kaho. Lantaran tak menemukan sepeda motor yang diparkir persis di samping tembok di jalan masuk ke Pasar Oeba di samping mata air Oeba, Pelipus lalu mengadu ke Mpolsek Kelapa Lima.

Atas kejadian yang menimpa dirinya melapor ke Mapolsek Kelapa Lima, Pelipus diterima Bripka Ferdi Sjioen dan KSPKT Polsek Kelapa Lima, Aiptu Suhermanto.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Didik Kurnianto kepada wartawan, Sabtu (3/2) mengaku, sebelum sepeda motor milik Ladowik Djami Kaho yang dipakai Pelipus untuk pergi cuci dan mandi di mata air Oeba hilang, sepeda motor tersebut diparkir persis di samping tembok di jalan masuk ke Pasar Oeba atau tepatnya di samping mata air Oeba.

“Ketika berangkat ke mata air Oeba, Pelipus mengemudikan sepeda motor merek Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi DH 5240 HN. Tiba di mata air Oeba, Pelipus memarkir sepeda motor lalu kunci kontak disimpan di dalam helm pengaman kepala lalu digantung begitu saja di sepeda motor. Usai cuci dan mandi, Pelipus justru tak menemukan sepeda motor tersebut,” ujar Didik.

Mantan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota ini, ketika melapor ke Mapolsek Kelapa Lima, Pelipus membawa serta surat tanda nomor kendaraan (STNK) sepeda motor merek yang digasak itu. Adapun nomor rangka sepeda motor tersebut yakni MHIJFBII8CK034681 dan nomor mesin yakni JFBIE1036880.

“Korban ketika membuat laporan polisi juga mengangis tersedu-sedu karena sepeda motor yang raib itu adalah milik kaka kandungnya. Untuk kasus curanmor itu, saat ini masih kita lidik keberadaannya dan siapa yang mengambilnya,” ucap Kapolsek Kelapa Lima.

Terkait maraknya kejadian pencurian sepeda motor (curanmor) yang akhir-akhir ini marak terjadi di Kota Kupang, Didik kembali mengimbau para pengendara sepeda motor untuk selalu berhati-hati jika ingin memarkir sepeda motor miliknya. Bila perlu, saat sepeda motor diparkir supaya jangan lupa mengunci stir.

“Jangan sekali-kali meninggalkan kunci sepeda motor. Pastikan stir selalu dikunci dan bila perlu diparkir di tempat yang mudah dilihat banyak orang,” pungkas Didik.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here