Home Flores Terbukti Korupsi, Agus Dula Divonis lima Tahun Penjara

Terbukti Korupsi, Agus Dula Divonis lima Tahun Penjara

207
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, akhirnya menjatuhkan vonis terhadap mantan Bupati Manggarai Barat (Mabar), Agustinus CH. Dula.

Herry CH. Franklin, S. H, M. H selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT, kepada wartawan, Selasa (18/10/2022) mengatakan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kupang, Majelis Hakim telah membacakan Putusan untuk perkara nomor 26/Pid.Sus-TPK/2022/PN Kpg, untuk terdakwa Agustinus CH. Dula.

Selain itu, kata Herry, majelis hakim pada Pengadilan Tipikor Kupang juga membacakan Putusan untuk perkara nomor 27/Pid.Sus-TPK/2022/PN Kpg untuk terdakwa Ambrosius Sukur dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Aset Tanah Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat Di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat Tahun 2012 hingga Tahun 2015.

Dijelaskan Herry, putusan kepada kedua terdakwa tersebut dibacakan Ketua Majelis Hakim Wari Juniati, S.H., M.H. didampingi Hakim Anggota I Y. Teddy Windiartono, S.H., M.Hum dan Hakim Anggota II Lizbet Adelina, S.H. dalam Sidang yang dihadiri oleh Penuntut Umum Herry C. Franklin, S.H., M.H., Emerensiana M.F. Jehamat, S.H., dan Yohanes Paulus Atarona Kadus, S.H. dan juga dihadiri Penasehat Hukum para Terdakwa.

Ditegaskan Herry, Ketua Majelis Hakim Wari Juniati, S.H., M.H. dalam Amar putusan terhadap terdakwa Agustinus CH. Dula menyatakan terdakwa Agustinus CH. Dula terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan Primair Penuntut Umum.

Menjatuhkan pidana kepada terdakwa, Agustinus CH. Dula dengan Pidana Penjara selama 5 (lima) tahun dan denda sebesar Rp.750.000.000,- dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar akan diganti dengan Pidana Kurungan selama 4 (empat) bulan.

“Menetapkan terdakwa tetap ditahan jenis Rutan, menetapkan barang bukti nomor 1 sampai nomor 202 dikembalikan kepada Penuntut Umum untuk dipergunakan dalam perkara untuk terdakwa Ambrosius Sukur dan embebani terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp.5.000,” kata Herry mengulang putusan hakim.

Sedangkan, lanjutnya, terhadap terdakwa Ambrosius Sukur Ketua Majelis Hakim Wari Juniati, S.H., M.H. dalam amar putusan menyatakan terdakwa Ambrosius Sukur terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan Primair Penuntut Umum.

Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Ambrosius Sukur dengan pidana penjara selama 7 (tujuh) tahun dan denda sebesar Rp.800.000.000,- dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar akan diganti dengan Pidana Kurungan selama 4 (empat) bulan.

Ditambahkan Herry, dalam amar putusan majelis hakim juga menghukum terdakwa untuk membayar uang pengganti Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp.980.330.354,- dengan ketentuan apabila tidak membayar paling lambat 1 (satu) bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut dan dalam hal tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut maka dipidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan.

“Menetapkan terdakwa tetap ditahan jenis Rutan, menetapkan barang bukti sesuai dengan tuntutan Penuntut Umum dan khusus tanah dirampas untuk negara cq Pemerintah Daerah Manggarai Barat dan membebani Terdakwa untuk membayar  biaya perkara sebesar Rp.5.000,” ujar Herry.

“Selama persidangan, terhadap kedua terdakwa tidak dilakukan penahanan dikarenakan sedang ditahan dalam perkara lain,” tutup Herry.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here