Home Kota Kupang Terbukti Korupsi, Dua Terdakwa Dibui Empat Tahun

Terbukti Korupsi, Dua Terdakwa Dibui Empat Tahun

332
0
SHARE

Kupang, Kriminal co – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang kembali menggelar sidang kasus dugaan korupsi dana desa di Desa Akomi, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Tahun 2015 – 2020 lalu.

Sidang kali ini beragendakan pembacaan putusan terhadap dua terdakwa yakni Arnoldus Nau Bana dan Yacobus Sali Feka, yang dipimpin ketua majelis hakim, Derman Parlungguan Nababan didampingi hakim anggota Lisbet Adelia dan Yulius Eka Setiawan. Turut hadir JPU, Andrew Keya serta kuasa hukum terdakwa Lesly Anderson Lay.

Majelis hakim dalam amar putusannya menegaskan bahwa kedua terdakwa yakni Arnoldus Sau Bana dan Yacobus Sali Feka, telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dana desa Akomi Tahun 2015 – 2020.

Untuk itu, terdakwa Arnoldus Sau Bana dijatuhi hukuman selama empat (4) tahun dan enam (6) bulan penjara dan dljuga diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 200 juta subsidair tiga (3) bulan kurungan. Selain itu, terdakwa juga diwajibkan untuk membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. .585.911.660.

Ditegaskan majelis hakim, apabila satu bulan setelah putusan ini berkekuatan hukum tetap terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut maka seluruh harta terdakwa akan disita guna dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Dan, apabila itupun tidak mencukupi untuk menutupi uang pengganti kerugian keuangan negara, maka akan ditambah dengan pidana penjara selama satu (1) tahun.

Sedangkan untuk terdakwa Yacobus Sali Feka dijatuhi hukuman selama empat (4) tahun. Dan diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 100 juta subsidair tiga (3) bulan kurungan.

Selain pidana badan, terdakwa juga diwajibkan untuk membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. 148.339.107.

Ditegaskan majelis hakim, apabila satu bulan setelah putusan ini berkekuatan hukum tetap terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut maka seluruh harta terdakwa akan disita guna dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Dan, apabila itupun tidak mencukupi untuk menutupi uang pengganti kerugian keuangan negara, maka akan ditambah dengan pidana penjara selama satu (1) tahun.

Bahwa dalam amar putusannya majelis menyatakan para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam dakwaan Subsisair melanggar pasal 3 Jo Pasal 18 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang – Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Bahwa selain itu uang yang dijadikan sebagai barang bukti sebesar Rp. 140 juta dirampas untuk negara dan diperhitungkan sebagai pembayaran uang pengganti kerugian  negara.

Lesly Anderson Lay selaku kuasa hukum terdakwa mengaku pikir – pikir atas putusan majelis hakim pengadilan tipikor kupang. Hal senada diungkapkan oleh penuntut umum, Andrew Keya yang menyatakan pikir – pikir sesuai dengan waktu yang diberikan selama 7 hari.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here