Home Kota Kupang Terbukti Pasal 3, Empat Terdakwa Kasus Alkes TTU Dituntut Berbeda

Terbukti Pasal 3, Empat Terdakwa Kasus Alkes TTU Dituntut Berbeda

153
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, kembali menggelar sidang kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) pada RSUD Kefamenanu, Kabupaten TImor Tengah Utara (TTU), Rabu (05/10/2022).

Sidang kali ini beragendakan pembacaan tuntutan terhadap empat (4) terdakwa yakni Yoksan Bureni, Munawar Lutfi, Didi Darmadi, dan Agus Sahroni dipimpin ketua majelis hakim, Darman Parlungguan Nababan didampingi dua hakim anggota. Turut hadir JPU Kejari Kabupaten TTU, Andrew Keya, S. H. Sedangkan para terdakwa mengikuti secara virtual.

Dalam amar tuntutan JPU Kejari TTU menegaskan bahwa para terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama – sama dengan cara melawan hukum untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi dengan merugikan keuangan negara.

Untuk itu, kata JPU, terdakwa Yoksan Bureni dituntut selama empat (4) tahun dan enam (6) bulan penjara. Selain pidana badan, terdakwa Yoksan Bureni diwajibkan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp. 237 juta dan membayar denda sebesar Rp. 100 juta subsidair tiga (3) bulan kurungan.

Untuk terdakwa Munawar Lutfi dituntut selama tiga (3) tahun dan enam (6) bulan penjara. Terdakwa juga diwajibkan oleh JPU Kejari Kabupaten TTU untuk membayar denda sebesar Rp. 100 juta subsidair tiga (3) bulan kurungan.

Dilanjutkan JPU, untuk terdakwa Didi Darmadi dituntut selama empat (4) tahun dan enam (6) bulan penjara. Terdakwa juga diwajibkan untuk membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. 28 juta dan terdakwa juga diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 100 juta subsidair tiga (3) bulan kurungan.

Sedangkan untuk terdakwa empat, Agus Sahroni dituntut selama empat (4) tahun dan enam (6) bulan penjara. Terdakwa juga diwajibkan oleh JPU untuk membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. 422 juta dan juga terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp. 100 juta subsidair tiga (3) bulan kurungan.

Ditegaskan JPU, untuk terdakwa Yoksan Bureni, Didi Darmadi, dan Agus Sahroni, apabila tidak membayar uang pengganti kerugian keuangan negara satu bulan setelah putusan hakim berkekuatan hukum tetap maka seluruh harta benda ketiga terdakwa akan disita untuk dilelang guna menutupi kerugian keuangan negara tersebut.

Namun, apabila ketiga terdakwa tidak memiliki harta benda yang mencukupi untuk menutupi kerugian keuangan negara tersebut maka akan ditambah dengan pidana penjara masing – masing yakni untuk terdakwa Yoksan Bureni pidana penjara selama tiga (3) bulan, Didi Darmadi pidana penjara selama tiga (3) bulan dan terdakwa Agus Sahroni pidana penjara selama dua (2) tahun dan tiga (3) bulan.

Menurut JPU Kejari Kabupaten TTU, para terdakwa telah terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diatur dan diancam dalam Pasal 3 ayat (1) Jo pasal 18 Undang – Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Nomor Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHPidana.

Usai membacakan tuntutan, ketua majelis hakim Darman Paungguan Nababan menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda pembacaan pembelaan oleh masing – masing terdakwa.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here