Home Flores Terlibat Korupsi, Dirut PDAM Kabupaten Ende Jadi Tersangka

Terlibat Korupsi, Dirut PDAM Kabupaten Ende Jadi Tersangka

726
0
SHARE
Foto: Dirut PDAM Kabupaten Ende, Soedarsono
Ende, Kriminal.co – Jumat (3/8) tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Ende, menetapkan Soedarsono selaku Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Ende sebagai tersangka.
Soedarsono ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana sambungan air baru dan pemasangan meter baru untuk rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun 2015-2016.
“Setelah diperiksa oleh tim penyidik akhirnya kami tetapkan Dirut PDAM Kabupaten Ende, Soedarsono sebagai tersangka,” demikian kata Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Ende, Max Jeferson Mokola ketika dihubungi wartawan, Jumat (3/8).
Menurut jaksa yang akan bertugas sebagai Satgasus Tipikor Kejagung RI ini mengaku bahwa dalam kasus itu tersangka tidak melakukan penyetoran uang pungutan dari masyarakat untuk biaya sambungan air baru dan pemasangan meter baru.
Justru, katanya, tersangka menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi tersangka sebagai Dirut PDAM Kabupaten Ende.
Ditambahkan Max, akibat perbuatan tersangka Soedarsono, negara mengalami kerugian hingga Rp 396.000.000. Dalam kasus dugaan korupsi itu, tersangka diancam dalam pasal 2 jo pasal 3 atau pasal 8 undang2 pemberantasan tipikor nomor 31 tahun 1999 jo undang2 nomor 20 tahun 2001.
Lanjut Max, selain Soedarsono selaku Dirut PDAM Kabupaten Ende yang ditetapkan sebagai tersangka, tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Ende juga menetapakan Didik Mandaka selaku pengurus upk kecamatan kota baru sebagai tersangka terkait penyimpangan dana SPKP program PNPM Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Ende
“Selain Dirut PDAM Kabupaten Ende, kami juga tetapkan Didik Mandaka sebagai tersangka dalam kasus penyimpangan dana SKPKP program PNPM, Kecamatan Kota Baru,”tambah Max.
Untuk tersangka Soedarsono diperiksa sejak pukul 09:00 wita hingga.pukul 16:00 wita. Dalam.pemeriksaan tersangka dicerca sedikitnya 37 pertanyaan oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kabupaten Ende, Max Mokola.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here