Home Kota Kupang Tuntutan Penuhi Rasa Keadilan, Terima Kasih Jaksa

Tuntutan Penuhi Rasa Keadilan, Terima Kasih Jaksa

420
0
SHARE

Kupang, Kriminal.co – Randy Badjideh terdakwa dalam kasus dugaan tindak pidana pembunuhan ibu (Astrid) dan Lael (anak), dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejati NTT, Senin (18/07/2022).

Dalam amar tuntutan, JPU menegaskan bahwa tidak terdapat hal – hal yang meringankan dalam diri terdakwa. Bahkan, terdakwa tidak terlihat menyesali perbuatannya yang menyebabkan dua nyawa hilang.

Bahkan, terdakwa tidak menyesali perbuatannya meskipun telah menghilangkan nyawa dari darah dagingnya sendiri atau anak biologisnya sendiri yakni Lael.

Untuk itu, terdakwa Randy Badjideh dituntut dengan ancaman hukuman mati. Akibat perbuatan terdakwa Ramdy Badjideh yang menghilangkan nyawa dua orang ini dijerat menggunakan pasal pasal berlapis, diantaranya pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHPjo pasal 80 ayat 3 dan 4.

Selain itu, kata JPU, terdakwa juga dijerat menggunakan pasal 76 C Undang-undang nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 23 Tahun 2002 terkait Perlindungan Anak, jo pasal 55 KUHP.

Jeck Manafe selaku kk korban kepada wartawan di PN Kelas IA Kupang mengaku berterima kasih kepada Kejaksaan Agung RI, Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang.

Menurut Jeck, keegoisan dari Randy Badjideh hari ini terpatahkan dengan adanya tuntutan jaksa penuntut umum dalam persidangan yang telah dibacakan.

“Terima kasih kepada Kejaksaan Agung RI, Kejaksaan Tinggi NTT dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang, yang telah menuntut mati terhadap Randy Badjideh,” ungkap Jeck Manafe.

Ditambahkan Jeck, dengan adanya tuntutan hukuman mati terhadap Randy Badjideh alias Randy, jaksa penuntut umum telah menunjukan dan memenuhi rasa keadilan terhadap keluarga korban (astrid dan Lael).

“Tuntutan hukuman mati kepada Randy, jaksa penuntut umum telah menunjukan dan memenuhi rasa keadilan terhadap masyarakat kota kupang dan keluarga korban,” ungkap Jeck.(che)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here